มาโน่ โพลกิ้ง

Pelatih Thailand: Vietnam Main Keras, Kami Juga!

Pelatih Thailand Alexandre Polking menegaskan tim besutannya siap meladeni permainan keras yang kemungkinan diperagakan Vietnam pada pertandingan final Piala AFF 2022.

Thailand terlebih dahulu menjalani pertandingan leg pertama di Stadion My Dinh, Jumat (13/1) malam WIB. Selang tiga hari kemudian, mereka akan menjamu The Golden Star.

Meski bermain di kandang lawan terlebih dahulu, Polking menegaskan anak asuhnya sudah siap bertarung. Polking menyadari duel melawan Vietnam akan berlangsung sengit dan keras.

Juru taktik asal Brasil ini sepertinya berkaca dari pertemuan antara Vietnam dan Indonesia yang berlangsung keras dan panas. Di laga tersebut, sempat terjadi beberapa insiden dan saling provokasi.

“Vietnam bermain keras, kami juga akan bermain keras. Tapi hal paling penting adalah keras itu hanya terjadi saat pertandingan, bukan di luar laga,” tegas Polking dikutip laman Thai Rath.

“Kami bermain bagus di semi-final, dan sudah berpengalaman dengan hal itu. Kami harus siap bertarung melawan mereka. Vietnam punya pertahanan yang bagus, karena belum kebobolan. Kami harus bermain bagus, dan mendapatkan hasil positif.”

Di lain sisi, bintang Thailand Teerasil Dangda sedang berada dalam kondisi bagus setelah mendapatkan cedera dari pertandingan leg kedua semi-final melawan Malaysia.

“Cedera Teerasil Dangda masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut setiap hari. Tapi semua pemain dalam kondisi siap, hanya Teerasil saja yang harus dipantau,” ucap Polking.

“Terkait kondisi lapangan di My Dinh, saya pernah berkarir di V-League, dan tentunya tidak terlihat seburuk seperti di foto. Memang tidak sebagus lapangan di negara kami, tapi tidak terlalu buruk juga.”

Hal senada diungkapkan Kritsada Kaman. Bek Thailand ini mengakui skuad The War Elephants dilanda kelelahan. Namun hal itu tidak menyurutkan ambisi mereka meraih kemenangan di My Dinh.

“Kami sudah siap bertarung di Vietnam. Kami sudah melakukan recovery [Rabu] pagi sebelum bertolak ke Vietnam. Kami harus berkonsentrasi dengan cara kami bermain tanpa memikirkan kemungkinan laga berjalan keras. Kami ingin menjadi juara saat bermain di Thailand,” kata Kritsada.

Iklan
0