มาโน่ โพลกิ้ง

Pelatih Thailand: Indonesia Lawan Yang Spesial, Vietnam Pesaing Utama

Pelatih Thailand Alexandre Polking menilai timnas Indonesia sebagai lawan yang spesial di Piala AFF 2022, karena tidak banyak melakukan perubahan komposisi pemain sejak ditangani Shin Tae-yong.

Hasil undian hari ini menempatkan Thailand di Grup A bersama Indonesia, Filipina, Kamboja, serta pemenang laga kualifikasi antara Brunei Darussalam dan Timor Leste. Sedangkan Grup B dihuni Vietnam, Malaysia, Singapura, Myanmar, dan Laos.

Polking mengungkapkan, hasil undian pada edisi tahun ini dianggap merata, sehingga persaingan akan lebih menarik, mengingat perkembangan sepakbola di kawasan Asia Tenggara terus meningkat.

Meski menyebut Indonesia sebagai lawan yang spesial, Polking tetap menempatkan Vietnam sebagai pesaing utama. Thailand mengalahkan Indonesia di laga final edisi 2020 dengan skor agregat 6-2.

“Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, dan lainnya merupakan tim bagus. Tapi Indonesia spesial dibandingkan tim lainnya. Mereka memakai pemain yang sama, dan sudah lama bergabung di bawah kendali pelatih yang sama. Mereka merupakan tim muda, dan lawan yang tak mudah dihadapi,” tutur Polking dikutip Goal Thailand.

“Tetapi secara keseluruhan, Vietnam merupakan pesaing paling penting. Kami tahu mereka merupakan tim yang kuat.”

Polking menambahkan, ia berencana memanggil pemain yang merumput di luar negeri. Hanya saja, itu bergantung kepada klub yang diperkuat para pemain Thailand, apakah sedang libur kompetisi pada 20 Desember 2022 hingga 23 Januari 2023 saat Piala AFF digulirkan.

“Hal paling penting adalah kami harus melihat apakah liga mereka sedang libur, dan pemain bisa bergabung atau tidak. Saya akan melakukan pendekatan kepada klub dan pelatih masing-masing agar kami bisa menampilkan pemain terbaik,” beber pria asal Brasil tersebut.

“Kita tahu ada beberapa pemain yang merumput di Jepang, seperti Chanathip [Songkrasin], Supachok [Sarachat], dan Chaowat [Veerachat]. Tapi kami masih mempunyai waktu untuk mengatasi masalah ini.”

“Kami harus melihat program J-League terlebih dulu, termasuk Liga Thailand, karena banyak liga berhenti saat Piala Dunia pada tahun ini. Kami akan melihat apa yang dibutuhkan, sehingga pemain terbaik bisa membantu tim.”

Iklan
0