Pelatih Ekuador U-17 Diego Martinez menyatakan pemain tidak merasakan ketegangan menjelang pertandingan pertama Grup A Piala Dunia U-17 di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (10/11) malam WIB, melawan timnas Indonesia U-17.
Martinez mengatakan, ia telah meminta para pemain untuk menikmati setiap pertandingan yang akan mereka arungi di turnamen dua tahunan ini, termasuk ketika menjalani laga perdana melawan Indonesia.
Menurut Martinez, para pemain menilai duel kontra Indonesia sebagai tantangan yang harus mereka hadapi tanpa rasa taku. Tidur mereka juga tidak terganggu dengan memikirkan pertandingan yang ada di depan mata.
Martinez menilai tekanan justru ada di kubu Indonesia yang diperkirakan bakal mendapat dukungan dari 44.200 penonton, karena bakal dituntut untuk meraih hasil positif.
“Idenya adalah agar para pemain kami memasuki lapangan dan menikmati apa yang mereka lakukan. Nikmati memakai jersi tim nasional. Namun pada saat yang sama, mereka menjadi sekompetitif mungkin. Itu yang kami inginkan,” kata Martinez kepada PRIMICIAS.
“Staf pelatih dan para pemain tidak kurang tidur, dan tak khawatir untuk melakoni laga pembuka melawan Indonesia. Mereka Mereka melihatnya sebagai tantangan yang bagus.”
“Itu adalah stadion yang bagus dan besar. Kami tahu fans lokal sangat antusias, dan kami akan memiliki atmosfer yang luar biasa. Tapi itu akan membantu anak-anak.”
Di lain sisi, dari tiga calon lawan, yakni Indonesia, Maroko, dan Panama, hanya nama terakhir yang diketahui kekuatannya. Hal itu disebabkan Ekuador pernah memetik kemenangan 4-0 di Quito dalam pertandingan uji coba.'
Staf pelatih juga sudah mempelajari beberapa pertandingan Maroko yang bertarung di Piala Afrika. Sementara Indonesia tidak melakoni kualifikasi, sehingga informasi yang Martinez sangat minim.
“Apa yang kami lakukan dari staf pelatih adalah memberi mereka materi, sehingga mereka dapat mengantisipasi situasi tertentu, dan beberapa detail yang bisa saja mengejutkan kami,” kata Martinez.
