Pelatih Sabah FC Ong Kim Swee memuji performa penggawa timnas Indonesia Saddil Ramdani yang mempunyai peran besar terhadap kemenangan 5-0 atas PSM Makassar pada matchday kedua Grup H Piala AFC 2023/24 kemarin.
Saddil tampil trengginas di laga tersebut dengan menyumbang assist untuk tiga gol pertama Sabah, sehingga turut membantu tim Badak memuncaki klasemen sementara Grup H dengan enam poin.
Kim Swee memuji kelincahan Saddil di pertandingan itu. Mantan juru taktik Malaysia tersebut berharap performa apik Saddil terus berlanjut di musim ini yang dapat membantu Sabah meraih hasil positif, mengingat fase grup baru menjalankan dua pertandingan.
“Saddil ingin membuktikan dirinya adalah pemain level tinggi dan terbaik di Asia Tenggara. Namun itu masih terlalu dini, dan usianya masih muda, Mudah-mudahan bisa memberikan performa positif di pertandingan-pertandingan mendatang,” ujar Kim Swee dikutip laman Metro.
“Masih terlalu dini untuk merasa nyaman, karena ini baru dua pertandingan. Kami perlu menjaga momentum, dan fokus dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya, di mana kami tidak ingin berpikir kami akan lolos. Kami harus berpikir bahwa kami baru memainkan dua pertandingan.”
Permasalahan gaji yang tertunggak turut memberikan pengaruh terhadap performa pemain PSM. Namun Kim Swee menilai iisu di luar lapangan tidak terlihat di pertandingan itu.
Di lain sisi, kartu merah yang diterima kiper PSM Reza Arya Pratama, dan absennya beberapa pilar PSM turut membantu Sabah memetik kemenangan telak.
“Meski pemain punya beberapa kendala di luar lapangan, tapi mereka membuktikannya dengan menunjukkan mentalitas yang cukup baik,” ujar Kim Swee.
“Kami bermain sesuai rencana, dan kehilangan satu pemain PSM Makasar sedikit membantu. Tetapi kami tidak bisa terlalu senang dengan kemenangan ini, dan perlu fokus pada pertandingan berikutnya.”
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pemain, karena berhasil mengikuti apa yang direncanakan, dan pada akhirnya kami berhasil menciptakan kemenangan selain terbantu dengan absennya pemain dari tim lawan.”




