Ilidio Vale - Qatar U-23QFA

Pelatih Qatar Sebut Persaingan Di Piala Asia U-23 Sangat Ketat

Pelatih Qatar Ilidio Vale tidak ingin terlena dengan status tuan rumah putaran final Piala Asia U-23 2024, dan menganggap persaingan sengit sudah dimulai sejak fase grup.

Berdasarkan hasil undian, Qatar berada di Grup A bersama Australia, Yordania, dan Indonesia. Meski Indonesia merupakan tim debutan di turnamen kelompok umur ini, Vale tetap menganggap semua tim mempunyai peluang yang sama untuk lolos ke babak gugur.

“Turnamen ini akan sulit. Tetapi kami berharap untuk melangkah lebih jauh, dan meraih salah satu tiket kualifikasi untuk tampil di Olimpiade Paris 2024,” ucap Vale.

Pernyataan serupa disampaikan Saad Safar Al Kuwari. Juru bicara tim nasional federasi sepakbola Qatar (QFA) ini mengatakan, semua tim yang tampil di putaran final sudah memperlihatkan kekuatan mereka di babak kualifikasi.

Al Kuwari mengutarakan, status tuan rumah membuat beban mereka untuk merebut tiket ke Olimpiade menjadi lebih berat. Di fase grup, mereka sudah berhadapan dengan Australia. Sedangkan untuk melangkah lebih jauh, masih ada sejumlah tim kuat lainnya, seperti juara bertahan Arab Saudi.

“Tidak akan mudah bagi Qatar bersaing dengan Australia dan Arab Saudi. Seluruh tim peserta sudah menunjukkan performa yang kuat selama babak kualifikasi,” ungkap Al Kuwari.

“Kami sudah memulai persiapan beberapa waktu lalu [di Arab Saudi], dan akan berlanjut hingga dimulainya turnamen. Ini termasuk memainkan beberapa pertandingan persahabatan untuk mempersiapkan tim sebaik mungkin. Kami berharap bisa menampilkan performa yang baik, dan lolos ke Olimpiade.”

Selain menargetkan lolos ke Olimpiade Paris, Qatar juga ingin mengulang sukses sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Sejumlah stadion yang digunakan di event tersebut akan dipakai di Piala Asia U-23.

“Menjadi tuan rumah bagi talenta-talenta muda terbaik Asia merupakan prospek yang menarik bagi Qatar dan benua ini,” ucap CEO Local Organizing Committee (LOC) Piala Asia U-23 Jassim Al Jassim.

“Turnamen ini tidak hanya memberikan kesempatan kepada negara-negara untuk membangun fondasi sepakbola yang kuat, tetapi juga menjadi tonggak penting bagi para pemain muda yang ingin mengukir prestasi di kancah internasional.”

“Qatar telah ditetapkan sebagai tujuan global untuk kegiatan olahraga, dan akan menjadi tuan rumah yang ideal untuk kompetisi seperti ini, terutama karena kompetisi ini akan diadakan hanya beberapa bulan setelah Piala Asia [senior], dan lebih dari setahun setelah Piala Dunia FIFA yang sukses.”

Iklan
0