Bintang Paris Saint-Germain Marquinhos berada di "level Ballon d'Or" dan seharusnya mendapat pengakuan dari FIFA dengan ada di posisi FIFPro Mens's World XI untuk tahun lalu, demikian menurut pelatih Thomas Tuchel.
Kapten klub itu sukses kembali dari cedera dalam hasil imbang tanpa gol PSG lawan Lille di ajang Ligue 1 Prancis setelah absen dari dua pertandingan terakhir akibat masalah pinggul.
Meski menjadi bagian dari tim PSG yang memenangkan semua empat kompetisi domestik Prancis pada musim lalu dan finis sebagai runner-up di Liga Champions, Marquinhos justru tidak masuk ke dalam FIFPro World XI.
Tuchel merasa performa pemain berusia 26 tahun itu di pertandingan lawan Lille menunjukkan kalau ia termasuk di antara yang terbaik di dunia.
"Malam ini, Marquinhos ada di level Ballon d'Or," ujar Tuchel kepada wartawan usai pertandingan.
"Saya tidak paham kenapa dia tidak masuk FIFA XI."
Meski Marquinhos kembali ke tim, PSG kehilangan tiga pemain akibat cedera di laga kontra Lille, yakni Presnel Kimpembe, Alessandro Florenzi, dan Layvin Kurzawa.
Tuchel tidak bisa menurunkan Neymar dan Mauro Icardi karena cedera, sedangkan Kylian Mbappe memiliki masalah kebugaran fisik dan hanya bisa masuk sebagai pemain pengganti.
Tuchel mempertingatkan bahwa jadwal yang padat pada musim ini bisa "membunuh para pemain" dengan skuadnya tidak bisa pulih dengan baik antarpertandingan.
"Anda sudah tahu pendapat saya. Kami akan membunuh para pemain," ujar Tuchel kepada Telefoot.
"Kami selalu diminta bermain pada pukul sembilan [malam]. Kami kekurangan ritme untuk makan, tidur, memulihkan diri. Tapi, akan terus berlanjut seperti ini."
"Hari ini, kami kehilangan Kylian, Mauro, Juan [Bernat]. Apakah kami terkejut? Tidak. Ada tiga pemain yang cedera baru."
Saat ini, PSG terlempar di peringkat ketiga di klasemen sementara dengan perolehan 32 poin, tertinggal satu angka dari dua tim teratasnya, Lille dan Lyon.


