Pelatih PS TIRANilmaizar mengkritik kepemimpinan wasit Djumadi Effendi yang dianggap turut berperan dalam kekalahan 3-2 dari Persib Bandung di Stadion Sultan Agung Bantul, Senin (30/7) malam WIB.
Nil mempertanyakan keputusan wasit yang memberikan hadiah penalti kepada Persib di injury time, sehingga Jonathan Bauman sukses mengeksekusi bola, dan membuat Maung Bandung mendulang tiga angka.
“Persib dan PS TIRA bermain bagus dan saling serang. Kami sudah bermain maksimal. Tapi saya kecewa dengan keputusan wasit tentang penalti. Saya tanya ke pemain, mereka bilang itu tidak pantas untuk penalti,” cetus Nil.
“Saya nanti mau lihat videonya. Kalau itu bukan penalti, maka itu menghancurkan pemain muda. Pemain PS TIRA kebanyakan berusia 21 [tahun], tapi dihancurkan oleh wasit. Saya tadi terenyuh.”
Terlepas dari keputusan wasit, Nil mengakui anak asuhnya tidak berhasil melakukan penjagaan dengan baik terhadap pemain Persib di area pertahanan. Akibatnya, Patrich Wanggai mampu melesakkan dua gol.
“Gol balasan pertama karena kehilangan penjagaan. Ketika lawan sudah memegang bola di area pertahanan, seharusnya sudah ada penjagaan. Pemain tidak memperhatikan lawan, tapi bola,” ucap Nil.



