LIPUTAN AURELIUS BALAKOSA DARI BEKASI
Jajaran pelatih Persis Solo memiliki tugas cukup berat menjelang laga kedua babak Delapan Besar Liga 2 melawan Kalteng Putra FC, Senin (13/9) malam WIB, di
Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi.
Duel melawan Kalteng Putra menjadi penentu nasib Persis, mengingat mereka menelan kekalahan di laga perdana melawan Martapura FC. Sedikit banyak hasil itu memberikan pengaruh terhadap mental pemain.
“Harus saya akui mental pemain drop. Kami tim pelatih berusaha keras menaikkan mental anak-anak untuk meraih hasil sempurna di pertandingan kedua,” ungkap pelatih Freddy Muli kepada Goal Indonesia.
Di sesi latihan kemarin, M Wahyu dan kawan-kawan diberikan materi pemulihan kondisi. Latihan dibagi dua grup. Pemain yang diturunkan saat melawan Martapura FC mendapat evaluasi langsung dari Freddy dan asistennya, Albert Rudiana. Sementara pemain yang tidak turun menjalani materi pemulihan kondisi dipandu pelatih fisik Budi Kurnia.
Dalam evaluasi ini, Freddy membuat simulasi terjadinya gol Martapura ke gawang Agung Prast melalui skema serangan balik cepat. Di situ, eks pelatih PSS Sleman ini mencermati pertahanan di sisi kanan Persis Solo.
“Evaluasi sudah dilakukan. Anak-anak sudah paham saat terjadinya gol melalui counter-attack tersebut. Saya berharap, hal itu tidak terulang lagi di pertandingan selanjutnya,” jelas Opa sapaan Freddy.
Persis dipastikan sudah bisa diperkuat lima pemain yang absen di pertandingan awal, yakni M Wahyu, Hendri AP, Irkham Zahrul Mila, Asyraq Gufron, dan Agung Supriyanto.
“Semua pemain dipersiapkan. Saat ini semua dalam kondisi fit, dan tidak ada yang terkena akumulasi. Wajib menang mengamankan tiga poin,” tandas Freddy. (gk-18)


