Permainan penyerang Marko Simic, di semi-final Piala Menpora 2021, menjadi sorotan. Ia dinilai tidak memberikan kontribusi maksimal untuk Macan Kemayoran.
Simic gagal menjebol gawang PSM Makassar dalam dua leg semi-final yang dimainkan. Padahal, ia mendapatkan sejumlah kesempatan untuk mencatatkan namanya di papan skor.
Bahkan, Simic juga gagal menjalankan tugasnya sebagai eksekutor pada adu penalti, di Stadion Manahan, Solo, Minggu (18/4). Beruntung para pemain lainnya bertugas dengan benar sehingga Persija menang dengan skor 4-3.
"Simic adalah pemain bagus. Dia pemain penting di dalam tim, punya postur bagus. Memang di Piala Menpora ini belum sesuai seperti Simic yang dahulu," kata pelatih Persija Sudirman.
Sudirman yakin seiring berjalannya waktu, Simic bakal kembali menunjukkan jati dirinya sebagai penyerang top. Oleh karena itu, ia meminta publik tidak khawatir dengan keadaan sekarang.
PT LIBTerlebih, selama Piala Menpora dilaksanakan Simic bukannya sama sekali tidak mencetak gol. Pesepakbola asal Kroasia tersebut sudah dua kali mengoyak gawang lawan.
"Persiapan kami hanya dua minggu, saya pikir ke depan Simic akan menemukan performa terbaik. Ini adalah turnamen dengan waktu yang tidak banyak," ujar suksesor Sergio Farias tersebut.
Selain itu, Sudirman tak mau ambil pusing dengan kritikan yang diberikan untuk dirinya. Permainan Persija dinilai monoton semenjak dipegangnya.
"Di sini, saya kasih tahu bagaimana caranya menang, bukan bermain bagus, bukan menguasai lapangan. Intinya masu lapangan dengan tujuan satu, memenangkan pertandingan," ucapnya.
Pada pertandingan final, Persija menunggu pemenang dari duel Persib Bandung versus PSS Sleman. Kedua klub itu saling berhadapan pada leg kedua semi-final, di Stadion Manahan, Solo, hari ini (19/4).


