Pelatih Persija Jakarta Angelo Alessio menilai keputusan AC Milan mendatangkan striker Chelsea Olivier Giroud dari Stamford Bridge sudah tepat, karena dapat membantu tim meraih hasil bagus.
Giroud tinggal menunggu waktu untuk pengesahan dirinya menjadi bagian Milan di Serie A Italia 2021/22 setelah ada kesepakatan dengan Chelsea. Pemain berusia 34 tahun itu dijadwalkan tiba di Milan pada awal pekan depan.
Alessio tidak asing dengan sosok Giroud. Pemain asal Prancis ini diboyong ke Chelsea ketika Alessio menjadi asisten Antonio Conte. Keputusan Conte mendatangkan Giroud berdasarkan performanya bersama Arsenal.
“Pada Januari 2018 kami membutuhkan skuad yang kuat, dan dia telah menyakiti kami beberapa kali bersama Arsenal,” kenang Alessio dalam wawancaranya dengan La Gazzetta dello Sport.
“Antonio mengatakan kepada klub, dengan dia berada di skuat kami, itu akan membuat lompatan dalam kualitas. Ternyata dia benar. Giroud mencetak gol-gol penting, sekaligus membantu kami memenangkan Piala FA bersamanya.”
Alessio menambahkan, meski tidak mendapatkan menit bermain, mengingat ia terakhir kali tampil sejak 21 Maret, Giroud dapat memberikan dampak bagus buat Milan. Menurutnya, Milan telah mengambil keputusan tepat, karena kehadiran Giroud bisa memberi keuntungan bagi pemain lain.
“Meski sudah berusia 34 tahun, dia akan membuat perbedaan. Dengan harga itu, sangat murah. Ditambah dia baru saja memenangkan Liga Champions [bersama Chelsea],” kata mantan juru taktik klub Skotlandia Kilmarnock FC tersebut.
“Dia bisa menjalani beberapa musim yang bagus. Nilainya tidak dipermasalahkan. Dia pemain yang serius, rendah hati, dan tidak pernah mengeluh. Setelah beberapa sesi latihan, dia sudah terintegrasi dengan rekan satu timnya yang lain. Jika dia ditempatkan di bangku cadangan, dia tidak membantah.”
“Giroud membuat area tersendiri, dan punya kemampuan mencetak gol, sehingga bek sayap atau gelandang akan tertarik untuk mengawalnya. Di Chelsea, kami sering bermain seperti itu. Hazard, Pedro atau Willian banyak diuntungkan.”
Saat ini Alessio memimpin latihan anak asuhnya secara virtual, menyusul kebijakan pemerintah menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 20 Juli.
“Kami sudah menjalani lockdown sejak beberapa hari lalu, karena telalu banyak kasus COVID-19. Liga seharusnya dimulai 9 Juli, tapi diundur menjadi 20 Agustus,” ucap Alessio.
