Aji Santoso - PersebayaPersebaya Official

Pelatih Persebaya Surabaya Pertanyakan Keamanan Vaksin Virus Corona

Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso, mengomentari tentang pemberian vaksin virus corona untuk klub Liga 1 dan Liga 2. Ia mau ada jaminan vaksin tersebut aman sebelum disuntikkan.

Vaksin virus corona buatan perusahaan farmasi asal Tiongkok Sinovac telah tiba di Indonesia pada Minggu (6/12). Dalam gelombang pertama dilaporkan ada 1,2 juta dosis vaksin.

Masih ada 1,8 juta dosis vaksin virus corona yang bakal tiba di Tanah Air, pada Januari tahun depan. Vaksin tersebut telah terlebih dahulu melewati uji klinis sebelum pemerintah Indonesia memesannya.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) mewacanakan menanggung seluruh biaya vaksin untuk klub Liga 1 dan Liga 2. Upaya ini dilakukan untuk meringankan beban finansial dari masing-masing kontestan.

"Tidak mudah bagi kita bisa menerima [vaksin]. Apakah sudah benar-benar aman atau tidak? Saya kira perlu dipastikan lebih lanjut, atau mungkin harus ditinjau lagi. Apakah vaksinnya sudah aman. Karena ini soal keselamatan kami, ini soal nyawa," kata Aji.

Mantan juru formasi Persela Lamongan tersebut merasa lebih baik vaksin tersebut diberikan kepada yang sakit. Sementara orang yang sehat tidak perlu disuntikkan vaksin tersebut.

Persebaya SurabayaOfficial Persebaya

Memang tidak semua orang bisa mendapatkan vaksin tersebut. Beracuan dengan penjelasan dari Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, terdapat enam kelompok masyarakat yang menjadi sasaran prioritas vaksinasi virus corona. 

"Kalau yang sehat menurut saya tidak perlu divaksin. Kalau nanti vaksinnya justru membuat masalah kan makin repot," ujar pria berusia 50 tahun tersebut.

Skuad Persebaya sudah tidak menggelar latihan bersama sejak akhir Oktober. Para pemain diperintahkan berlatih mandiri dari kediaman masing-masing untuk menjaga kondisinya.

Diliburkan para pemain Persebaya, karena hingga akhir tahun ini tidak ada pertandingan Liga 1. Rencananya, kompetisi sepakbola kasta teratas Tanah Air bergulir kembali pada Februari 2021.

Liga 1 musim ini sudah dihentikan sejak pertengahan Maret lalu. PSSI memutuskan menghentikan kompetisi tersebut karena masuknya pandemi virus corona ke Tanah Air.

Sebelum Liga 1 dihentikan, Persebaya sudah bermain dua kali. Hasilnya, klub berjulukan Bajul Ijo tersebut ditahan Persik Kediri, 1-1, serta dikalahkan Persipura Jayapura dengan skor 4-3.

Alhasil, untuk sementara Persebaya harus puas menduduki peringkat 15 klasemen dengan mengumpulkan satu poin. Hansamu Yama dan kawan-kawan tertinggal delapan angka dari Persib Bandung yang berada di pucuk.

Iklan
0