Pelatih Paris Saint-Germain Mauricio Pochettino menegaskan keinginannya untuk mempertahankan Kylian Mbappe, dan menegaskan kepastian sang pemain tetap ditentukan setelah Les Parisiens mendapatkan gelar juara.
Hingga saat ini Mbappe belum menentukan langkahnya di masa depan, kendati spekulasi ke Real Madrid makin menguat. Memperbaharui kontrak bersama PSG juga menjadi opsi yang belum ditutup sepenuhnya.
Belum lama ini, Mbappe juga membuat pendukung Juventus berharap sang pemain memperkuat klub Italia tersebut. Hal itu akibat unggahan Mbappe yang memperlihatkan tulisan 'ZEBRA' dengan emoji jam pasir yang terus berdetak, dan kata 'segera'.
Pochettino menyadari situsasi seperti ini kerap terjadi menjelang akhir musim. Kendati demikian, rumor terkait Mbappe tidak memberikan pengaruh terhadap performa PSG.
“Secara pribadi, saya menginginkan Mbappe tetap bersama. Bahkan kalau perlu saya ingin mengajak dia liburan, atau bertamu ke rumah,” seloroh Pochettino dikutip laman L'Equipe.
“Sebagai pelatih, itu (rumor) tidak mengganggu saya, karena kami sudah terbiasa menghadapi hal seperti ini. Ini bukan yang pertama kali terjadi di klub. Kami setuju ingin mempertahankan dia lebih lama lagi.”
“Terlepas dari itu, negosiasi antara klub dan sang pemain tetap berjalan. Saya pikir keputusan akan diambil setelah gelar juara sudah berada di dalam genggaman kami.”
Sementara itu, kabar menyebutkan, ibunda Mbappe, Fayza Lamari, yang ditemani putranya, Ethan, sedang berada di Doha, Qatar, dalam beberapa hari terakhir, dan bertemu dengan petinggi PSG.
L'Equipe menyebutkan, dalam pertemuan itu juga dibahas mengenai kemungkinan perpanjangan kontrak dua tahun untuk Mbappe. Pemain timnas Prancis ini juga disebutkan ada pembicaraan dengan Madrid, dan satu klub lainnya yang belum teridentifikasi.
Setelah melakukan pertemuan dengan petinggi PSG, keluarga Mbappe selanjutnya akan bertolak ke Madrid. Kunjungan itu untuk melanjutkan pembicaraan yang sempat terhenti ketika PSG bertemu Madrid di 16 Besar Liga Champions Eropa.
Kontrak Mbappe di PSG akan habis pada akhir musim 2021/22 ini, sehingga membuatnya berhak menjalin negosiasi dengan klub mana pun, dan pindah tanpa transfer bila tidak perpanjangan masa baktinya di Parc des Princes.
