LIPUTAN MUHAMMAD RIDWAN DARI MANILA
Pelatih Myanmar Velizar Popov, memuji penampilan timnya meski gagal ke final SEA Games 2019. Pasukannya dikalahkan timnas Indonesia lewat perpanjangan waktu dengan skor 4-2, di Stadion Rizal Memorial, Sabtu (7/12).
Myanmar sempat tertinggal dua gol lebih dulu. Akan tetapi The White Angel mampu menyamakan melalui Maan Aung Kaung, dan Win Naing Tun, sehingga memaksa laga dilanjutkan ke waktu tambahan.
Namun, pada masa tambahan timnas Indonesia U-22 mampu mencetak dua gol kemenangan. Evan Dimas dan Osvaldo Haay yang mengukir namanya di papan skor dan menutup duel tersebut.
"Pada akhirnya saya pikir ini sudah bagus. Kami sudah mencoba untuk menyulitkan Indonesia. Semangat pada babak pertama dan waktu normal, kami punya peluang bagus. Tetapi secara keseluruhan saya pikir Indonesia memang punya individu pemain yang lebih baik dari kami," kata Popov usai laga.
"Dalam situasi satu lawan satu, sulit bagi kami melawan mereka. Tapi kami tak perlu malu dengan kekalahan ini. Saya tetap bangga, kami berjuang sampai akhir dan kami sudah melakukan terbaik. Jadi saya puas dengan permainan kami dan semoga beruntung buat Indonesia di final nanti," tambahnya.
Lebih lanjut, Popov menginginkan pasukannya tidak berkecil hati karena kegagalan tersebut. Masih ada perebutan tempat ketiga yang harus dimainkannya pada 10 November mendatang.
"Satu hal yang ingin saya ucapkan terima kasih adalah perjuangan hebat pemain. Langkah bagus kami di turnamen ini adalah berkat mereka. Semua pemain, juga staf saya juga saya ucapkan terima kasih. Saya ingin di laga terakhir kami juga didukung. Karena dukungan nanti itulah yang paling kami butuhkan," ucapnya.
