OLEH MUHAMMAD RIDWAN
Mitra Kukar harus menelan pil pahit ketika uji coba melawan Johor Darul Ta'zim (JDT). Klub asal Tenggarong itu takluk empat gol tanpa balas di Stadion Tan Sri Dato' Haji Hassan Yunos, Larkin, Johor Bahru, Minggu (7/1).
Akan tetapi, pelatih Mitra Kukar Rafael Berges Marin, tetap memuji penampilan timnya. Ia menilia para pemain Naga Mekes telah berjuang keras pertandingan tersebut.
Pria asal Spanyol tersebut mengaku timnya memetik pelajaran berharga dari partai uji coba tersebut. Ia juga mengaku harus ada perbaikan sebelum turun di kompetisi musim 2018.
"Saya tetap mengapresiasi permainan anak-anak yang telah bekerja keras selama pertandingan menghadapi tim sekuat JDT. Dari hasil uji coba ini tim akan terus berlatih untuk memperbaiki kelemahan tim," ujar Rafael selepas pertandingan.
Rafael melanjutkan, masuknya gelandang asing baru Mitra Kukar Danny Guthrie, dan dua pemain timnas Indonesia U-19 Muhammad Lutfi serta Muhammad Rafli sempat mengubah jalannya laga. Mereka menunjukkan kualitasnya dengan merepotkan barisan belakang JDT.
"Setelah mereka masuk di babak kedua, permainan Mitra Kukar berubah dan mulai mengimbangi permainan JDT," ucapnya.
Sementara CEO Mitra Kukar Endri Erawan, mengaku tidak kecewa dengan raihan negatif yang diterima ini. Ia pun berkeinginan pada laga uji coba kedua kontra JDT II pada 10 Januari mendatang, Naga Mekes dapat meraih hasil lebih baik.
"Enggak apa-apa kita belum bisa menang hari ini. Ini uji coba pertama. Skuat kita belum 100 persen lengkap. Sedangkan JDT sudah komplet semuanya," kata Endri.
"Sisi positif dari laga ini, pelatih bisa melihat kemampuan seluruh pemain Mitra Kukar. Mudah-mudahan pada pertandingan kedua bisa lebih baik lagi," tambahnya.


