Pelatih Malaysia Tan Cheng Hoe merasa senang federasi sepakbola Asia Tenggara (AFF) telah menunda pagelaran Piala AFF ke akhir 2021, dan menilai keputusan tersebut sangat tetap.
Penundaan Piala AFF 2020 kali ini merupakan yang dua kalinya. Awalnya, ajang tersebut akan digulirkan pada akhir 2020. Namun pandemi virus Corona yang belum menunjukkan penurunan signifikan memaksa AFF menundannya ke April 2021. Hanya saja, penundaan ini dianggap tidak ideal. Sejumlah negara di kawasan ASEAN masih mempunyai peluang lolos ke putaran berikutnya di kualifikasi Piala Dunia 2022.
Filipina yang berada di Grup A mempunyai kans, karena menempati posisi ketiga dengan nilai tujuh, sama dengan Tiongkok yang berada di peringkat kedua klasemen. Sedangkan Singapura terpaut satu angka dari runner-up sementara Grup D, Arab Saudi.
Sementara empat negara ASEAN lainnya berkumpul di Grup G, tiga di antaranya Vietnam, Malaysia, dan Thailand masih berebut tiket. Indonesia yang berada di grup sama sudah tersingkir, karena belum mengumpulkan satu pun poin.
Cheng Hoe mengatakan, selain jadwal pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022, menggelar Piala AFF di April 2021 juga membuat pemain beragama Islam diperkirakan tidak maksimal, karena sedang menjalankan ibadah puasa.
Phong Hàn“Saya rasa bulan April dan Mei bukanlah waktu yang sesuai untuk Piala AFF, karena waktu itu adalah bulan Ramadhan, dan tidak mudah untuk pemain menyesuaikan diri dengan situasi itu,” ujar Cheng Hoe diwartakan laman Stadium Astro.
“Kami harap dengan penundaan turnamen ini ke Disember tahun depan dapat memberikan ruang dan waktu buat pemain mempersiapkan diri.”
Sementara itu, Cheng Hoe juga tidak akan memaksakan ujung tombak Johor Darul Takzim, Syafiq Ahmad, untuk bergabung dengan tim nasional dalam waktu dekat. Seperti diketahui, Syafiq belum lama ini terkena musibah dalam sebuah kecelakaan lalu lintas. Pada peristiwa itu, Syafiq harus kehilangan bayi laki-lakinya yang baru berusia 22 hari. Sedangkan istrinya mendapatkan luka parah.
“Tim nasional tidak akan terburu-buru memanggil Syafiq, dan kami memberikan waktu secukupnya kepada dia untuk pulih, bukan saja dari segi sepakbola, tapi yang lebih penting kehidupan sehariannya,” ucap Cheng Hoe.
“Kami sedang berbincang dengan Syafiq, dan menghormati setiap keputusannya. Tim nasional selalu membuka pintu untuk dia jika sudah bersedia kembali fokus ke kariernya dan tim nasional.”
SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!
