Tan Cheng Hoe, Malaysia, 28112018Zulhilmi Zainal

Pelatih Malaysia Akui Sulit Taklukkan COVID-19

Pelatih Malaysia Tan Cheng Hoe berharap tidak ada lagi pemain yang terpapar COVID-19 selama berlangsungnya Piala AFF 2020, sehingga tak mengganggu ambisi mereka menjadi juara.

Malaysia telah mencatat dua kemenangan dalam pertandingan di Grup B, yakni menundukkan Kamboja dan Laos. Namun kemenangan itu diperoleh tanpa sejumlah pemain yang terpapar virus memastikan tersebut.

Ketika menginjakkan kaki di Singapura, penjaga gawang Khairulazhan Khalid dan gelandang Faisal Halim harus menjalani karantina selama sepuluh hari. Terakhir, dua pemain lain juga dinyatakan positif, dan terpaksa dikarantina, yaitu Akhyar Rashid dan Quentin Cheng.

Cheng Hoe semringah dengan dua kemenangan itu, namun ia diliputi kekhawatiran keseimbangan timnya terganggu faktor eksternal. Cheng Hoe mengatakan, sangat sulit untuk menghindari pemain terjangkit COVID-19 di tengah situasi seperti sekarang.

“Itulah tantangan yang harus kami hadapi. Setiap hari kami harus melakukan tes untuk memastikan semuanya dalam kondisi baik, karena kita tidak tahu dari mana asalnya virus COVID-19 ini,” ucap Cheng Hoe dikutip laman Berita Harian.

“Tentunya kami masih berharap yang terbaik dan terkendali supaya tidak terjadi infeksi lagi setelah ini. Ini yang tidak bisa kami hindari, kami masih dalam gelembung latihan dan pertandingan.”

Cheng Hoe menambahkan, pemain harus siap ketika ditempatkan di posisi yang bukan sebenarnya bilka situasi di dalam tim makin memburuk akibat virus itu. Sebab, mereka harus menaati kebijakan yang diterapkan pemerintah Singapura.

“Jika kita melihat (kemenangan) dari dua pertandingan terakhir, tentu akan menempatkan para pemain dalam kondisi terbaik, dan tidak menutup kemungkinan beberapa pemain khawatir,” tutur Cheng Hoe.

“Saya yakin semua pemain memiliki motivasi terbaik untuk mengisi kekosongan, dan setiap pemain harus siap menghadapi tantangan kali ini, cukup menantang. Tentu kami ada imbauan untuk mengganti pemain (yang positif terpapar), tapi kami juga perlu menghormati kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah.”

Malaysia akan menjalani laga lebih sulit pada akhir pekan ini, karena menghadapi favorit juara Vietnam, Minggu (12/12), dan selang tujuh hari kemudian bertemu Indonesia.

Iklan
0