milinkovic-savic lazioGetty Images

Pelatih Lazio Kesal Sergej Milinkovic-Savic Dikaitkan Ke Juventus

Pelatih Lazio Maurizio Sarri merasa kesal dengan pemberitaan yang menyebutkan Sergej Milinkovic-Savic bakal hijrah ke Juventus, dan menyebut media Italia sangat bias.

Milinkovic-Savic memperlihatkan sinarnya di Serie A musim 2022/23 di bawah asuhan Sarri, dan makin membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain tengah terbaik. Milinkovic-Savic telah mencetak tiga gol dan memberikan enam assists dalam sembilan pertandingan liga musim ini.

Namun belakangan muncul kabar yang menyebutkan Juventus menghidupkan kembali ketertarikan mereka pada Milinkovic-Savic. Juventus dikabarkan sudah mencapai kesepakatan dengan agen Milinkovic-Savic untuk transfer Januari nanti senilai €100 juta.

Kabar itu membuat Sarri merasa gusar, dan menganggap media Italia telah membuat pemberitaan tidak benar. Sarri pun mengaitkan pemberitaan Milinkovic-Savic dengan Filippo Ganna, pebalap sepeda Italia yang memecahkan rekor jarak tempuh dalam waktu satu jam.

“Saya pikir terlalu banyak suara bising di sekitar dia (Milinkovic-Savic). Sehari setelah kemenangan 4-0 [melawan Fiorentina], sebuah surat kabar mencantumkan namanya di halaman depan mereka berbicara tentang transfer,” cetus Sarri dalam keterangannya kepada wartawan dikutip laman Football Italia.

“Filippo Ganna telah membuat rekor baru yang luar biasa, tetapi untuk mengetahui lebih banyak tentangnya, saya harus mencari di situs khusus. Ini membuat Anda mengerti betapa biasnya visi media Italia.”

“Milinkovic memiliki ruang untuk berkembang, dan Anda bisa melihat itu dari berapa banyak dia kehilangan bola.”

Lazio akan menghadapi Sturm Graz pada pertandingan Liga Europa, Jumat (14/10) dini hari WIB, di Stadion Olimpico. Sarri menegaskan dirinya tidak melakukan banyak perubahan terhadap komposisi pemain untuk menjaga mentalitas bertanding mereka.

“Saya tidak suka kata pergantian. Itu adalah ide yang hanya kami miliki di Italia. Tim di Inggris selalu bermain dengan 11 pemain yang sama, dan mereka bermain lebih banyak dari kami,” ujar Sarri.

“Mungkin kami lebih banyak membuang energi di sini, tetapi mereka terbiasa bermain setiap tiga hari, sehingga pemulihan mental lebih cepat. Satu-satunya kesempatan kami mempersiapkan diri untuk pertandingan adalah besok pagi. Saya tidak suka ini. Kami terpaksa melakukannya, karena Piala Dunia, jadi kami harus beradaptasi,” tutur Sarri.

Iklan
0