Mourinho DybalaGetty Images

“Pelatih Lain Botak, Saya Ubanan,” - Jose Mourinho Banggakan Taktiknya

Pelatih AS Roma Jose Mourinho membanggakan pendekatan taktiknya untuk membawa Giallorossi lolos ke semi-final Liga Europa setelah mengandakan Feyenoord dengan skor agregat 4-2.

Roma menjalani pertandingan leg kedua dengan bermodalkan kekalahan 1-0 dari pertemuan sebelumnya. Mereka akhirnya meraih kemenangan di Stadion Olimpico, Jumat (21/4) dini hari WIB, dengan skor 4-1 lewat perpanjangan waktu.

Meski tertinggal 1-0, Mourinho tidak memainkan Paulo Dybala dan Tammy Abraham sebagai starter. Juru taktik asal Portugal itu baru menurunkan kedua pemain di menit ke-73. Hasilnya Dybala mencetak gol untuk membawa Roma unggul 2-1, sehingga pertandingan harus diselesaikan melalui perpanjangan waktu.

Mourinho mengungkapkan alasannya dengan tidak memainkan kedua pilar tersebut sebagai starter. Menurut Mourinho, ia mempunyai firasat pertandingan akan diselesaikan melalui perpanjangan waktu.

“Sekarang kalian tahu kenapa rambut saya sangat putih. Pelatih lain botak, tapi rambut saya putih. Itu karena saya telah menjalani 150 pertandingan Eropa yang aneh, saya telah melihat semuanya,” tutur Mourinho dikutip laman Football Italia.

“Saya memberi tahu para pemain kemarin, ini akan berbeda dengan RB Salzburg atau Bodo/Glimt. Itu bukan salah satu yang akan kami bunuh langsung. Saya memberi tahu mereka jika 1-0 pada menit ke-90, itu sempurna, yang penting tetap fokus.”

Mourinho Dybala RomaGetty

“Kehilangan [Georginio] Wijnaldum benar-benar membuat saya memiliki masalah besar. Jika saya memainkan Dybala [sebagai starter], saya harus melakukan dua lainnya secara bersamaan. Jika tidak, kami tidak akan mendapat jaminan bila Dybala tidak dapat melanjutkan.”

“Kami berhasil menunggu hingga perpanjangan waktu, yang memberi kami slot lain untuk pergantian pemain. Saya pelatihnya, tapi pemain yang bekerja di atas lapangan, dan mengorbankan diri mereka. Mereka pantas mendapatkan pujian.”

Ini menjadi semi-final ke-12 kalinya bagi Mourinho di berbagai kompetisi Eropa, serta kedua kalinya secara beruntun selama berada di Roma, meengingat ia membawa tim Serigala menjuarai Conference League musim lalu. Mourinho kembali menyinggung Antonio Cassano ketika diwawancara Sky Sport Italia.

“Di sana ada Casscano enggak?” seloroh Mourinho. “Saya memiliki cukup pengalaman untuk memahami pekerjaan yang saya lakukan. Seperti saya katakan beberapa waktu lalu, saya sedang dalam fase karir di mana pemain dan suporter lebih penting. Saya bukan yang paling penting. Saya hanya mencoba memberikan kegembiraan kepada fans dan membantu para pemain ini untuk berkembang.”

Iklan
0