Pelatih KV Mechelen Steven Defour meyakini salah satu pemain bertahannya, Sandy Walsh, bakal menemukan bentuk permainan terbaiknya setelah mengawali musim 2023/24 dengan tidak bagus.
Walsh mengawali musim dengan absen di tiga pertandingan pertama Jupiler Pro League. Pemain berusia 28 tahun ini baru memulai musim di pekan keempat ketika dimainkan dari bangku cadangan melawan KAA Gent.
Defour mengutarakan, ia sudah berbicara dengan Walsh terkait performanya di awal musim. Menurut Defour, Walsh mengakui dirinya belum berada dalam kondisi terbaik sebagai buntut cedera dan keinginan debut bersama timnas Indonesia.
Seperti diketahui, Walsh tiga kali menemui kegagalan untuk melakoni debut bersama skuad Garuda. Selain tenaganya dibutuhkan tim pada musim lalu, Walsh juga mendapatkan cedera. Pemain naturalisasi ini baru menjalani debutnya ketika mengalahkan Turkmenistan 2-0 pada 8 September.
“Saya sudah berbicara dengan dia tentang itu (performanya). Sandy juga menyadari dia belum berada di performa terbaik, tidak hanya dengan cedera yang dia alami dan debut untuk Indonesia,” ungkap Defour dikutip laman Gazet van Antwerpen.
“Dia adalah pemain yang ceras, dan bekerja keras. Hanya tinggal menunggu waktu sebelum dia kembali menemukan performa terbaiknya.”
Defour menambahkan, kondisi Walsh saat ini sudah membaik selepas mendapatkan cedera di bagian kepala pada akhir pekan kemarin yang membuat ia mengalami gegar otak ringan, dan sempat mendapat jahitan di dahinya.
Menurut sang pelatih, Walsh sudah siap dimainkam melawan Antwerp, Minggu (1/10) dini hari WIB. Hanya saja, Defour belum bisa memastikan Waslh tampil di laga ini dan hanya mengingatkan sang pemain agar berhati-hati saat duel di udara.
“Sandy harus berhati-hati dalam melakukan sundulan pekan ini, tapi itu tidak lagi menjadi masalah untuk hari Sabtu (Minggu dini hari),” imbuh Defour.
Situasi ini tentunya menjadi kabar menggembirakan, karena Walsh berpeluang memperkuat timnas senior saat menjalani pertandingan putaran pertama kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Brunei Darussalam pada 12 dan 17 Oktober.
