Pelatih KMSK Deinze Marc Grosjean mengungkapkan alasannya hanya memainkan penggawa timnas Indonesia Marselino Ferdinan selama satu babak ketika menggasak SL16 5-0 dalam play-off degradasi Challenger Pro League (CPL) Belgia akhir pekan kemarin.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Burgemeester Van de Wiele itu, Marselino dimainkan sebagai starter. Ini untuk kali pertama bagi Marselino dimainkan sebagai starter sejak direkrut Deinze.
Namun Marselino hanya dimainkan di babak pertama. Grosjean memilih tidak memainkan Marselino di paruh kedua, dan memasukkan Steve De Ridder. Di samping Marselino, pemain lainnya yang tak dimainkan di babak kedua adalah Liam Fraser untuk digantikan dengan Jur Schryvers.
Grosjean mempunyai pertimbangan tersendiri dengan tidak memberikan waktu bermain lebih lama kepada Marselino. Menurut Grosjean, pemain berusia 18 tahun itu masih mempunyai kekurangan yang perlu ditingkatkan.
“Saya meninggalkan Marselino dan Liam Fraser di kamar ganti saat jeda. Saya tidak ingin mengambil risiko ke depannnya, karena dia (Fraser) sudah mengantongi kartu kuning,” jelas Grosjean.
KMSK Deinze“Marselino memperihatkan performa yang bagus di babak kedua. Tetapi dia harus lebih kuat lagi secara fisik (kebugaran). Selain itu, saya juga ingin Steve De Ridder mendapatkan atmosfer kompetisi.”
Kemenangan telak itu membuat Deinze dipastikan bertahan CPL. Grosjean mengatakan, targetnya saat ini adalah merebut posisi teratas play-off degradasi, karena sekarang tertinggal dua poin dari SK Lommel.
“Saya merasa senang kami mencetak lima gol, dan tidak kebobolan. Saya akui SL16 memunculkan kesan sebagai tim lemah, tapi itu tidak mengurangi kualitas kami. Tidak mudah untuk tetap seperti ini di situasi tertentu, tapi pemain saya sudah menunjukkan kerja luar biasa,” tutur Grosjean.
“Seperti halnya di sesi latihan, mereka memperlihatkan mentalitas yang sangat baik. Ini memberikan saya harapan untuk musim depan ketika kami ingin bersaing memperebutkan gelar juara.”
Deinze selanjutnya akan kembali berhadapan dengan SL16 di kandang lawan di Stade de Sclessin, Sabtu (8/4) dini hari WIB.
