Pelatih kiper Arema FC Felipe Americo, memilih memperkaya wawasannya selama kompetisi Liga 1 dihentikan akibat pandemi virus corona. Ia mengikuti kursus kepelatihan secara daring.
Sudah satu bulan lebih skuad Arema FC tidak berkumpul. Para pemain menjalani latihan mandiri di kediamannya masing-masing sesuai dengan program yang diberikan tim pelatih.
Felipe memilih tetap bertahan di Malang. Meski sebetulnya ia bisa kembali ke negara asalnya Brasil, karena kompetisi tanah air dihentikan dengan status force majeure sejak Maret lalu.
"Saya belajar tentang pelatihan baru. Mengikuti kursus daring untuk membawa ilmu kepada penjaga gawang Arema. Ketika saatnya dan pelatihan serta menjaga aktivitas fisik saya," kata Felipe dikutip dari laman Liga 1.
Bagi Felipe kursus daring yang dilaksanakan di Brasil sangat penting untuknya. Selain menambah wawasan, hasil dari kursus tersebut diterapkan kepada para kiper Singo Edan.
"Dua kali per minggu. Hari lain disesuaikan dengan kebutuhan saat akan melakukan latihan secara online. Saya juga bicara dengan pelatih kiper lain soal latihan," ujarnya.


