Pelatih Kedah Darul Aman, Aidil Sharin Sahak, menyiapkan skema yang bisa menguras tenaga pemain PSM Makassar saat kedua tim bentrok di Stadion Dipta Gianyar, Selasa (9/8), dalam pertandingan semi-final Piala AFC 2022 zona ASEAN.
Kedah dalam posisi diuntungkan menghadapi pertandingan ini. Sebab, mereka terakhir kali bertanding pada 1 Agustus. Bahkan, Kedah sudah tiba di Bali di saat PSM masih melakoni pertandingan Liga 1 melawan Persija Jakarta di Stadion BJ Habibie.
Aidil mengakui situasi yang dihadapi PSM memberikan keuntungan tersendiri bagi tim besutannya. Apalagi perjalanan dari Pare-Pare ke Bali memakan cukup banyak waktu. Karena itu, Aidil akan memanfaatkan kelelahan yang dialami penggawa Juku Eja.
“Kami sudah punya rencana untuk pertandingan besok. Rencana kami adalah menyelesaikan pertandingan dalam 90 menit, karena ini cuma satu laga, hidup atau mati untuk melangkah ke final,” ujar Aidil dalam keterangannya kepada wartawan.
“Kami harus bisa mengambil keuntungan, terutama PSM baru saja menjalani pertandingan melawan Persija dua hari lalu. Saya pikir mereka akan sedikit kelelahan untuk sampai di sini (Bali).”
Kendati demikian, Aidil tidak ingin lengah begitu saja. Menurutnya, laga melawan PSM akan berlangsung ketat, karena kedua tim mengusung ambisi lolo ke final zona ASEAN untuk menghadapi pemenang duel antara wakil Vietnam, Viettel FC, dan Kuala Lumpur City FC (Malaysia).
“Tapi ini akan tetap menjadi pertandingan yang sangat berat, karena kedua tim sangat ingin menang, dan lolos ke final. Ini sangat penting bagi kedua tim. Siapa pun yang bisa mengambil kesempatan, mempunyai peluang besar ke final,” ucap juru taktik asal Singapura ini.
Aidil menambahkan, sedikit banyak ia sudah mendapat gambaran mengenai kekuatan dan kelemahan PSM. Aidil mengungkapkan, ia telah memperlajari permainan PSM berdasarkan pengamatannya dari pertandingan melawan Persija.
“Kami menyadari betapa bagusnya tim PSM. Kami sudah tahu kelemahan dan kekuatan mereka, karena kami telah menganalisa pertandingan terakhir mereka melawan Persija. Kami menaruh respect kepada mereka,” kata Aidil.


