Pelatih Kaya FC Iloilo Oliver Colina, senang PSM Makassar tak diperkuat Wiljan Pluim. Kedua tim bakal berhadapan dalam lanjutan Grup H Piala AFC di Stadion Madya, Senayan, Selasa (10/3).
Pluim absen karena masih menjalani sanksi tambahan dari konfederasi sepakbola Asia (AFC). Hukuman tersebut merupakan imbas dua kartu kuning yang diterimanya di leg kedua babak play-off melawan Lalenok United.
"Dia pemain yang sangat bagus. Salah satu pemain yang dapat membawa tim. Kami sebenarnya merasa bahagia juga, tapi PSM memiliki banyak pemain bagus, pemain asing bagus," kata Colina.
Selain itu, Colina mengatakan timnya tidak terpengaruh dengan rekor negatif pertemuan dengan PSM. Pada musim lalu Kaya FC menelan satu kekalahan dan satu imbang ketika bersua Juku Eja.
Colina menyebut persiapan timnya kali ini sudah maksimal. Maka dari itu, ia percaya diri bisa mengimbangi permainan PSM sehingga tidak pulang dengan tangan hampa.
"PSM salah satu tim terkuat di grup kami. Kami sudah bertemu tahun lalu. Kami akan mencoba yang terbaik kali ini," ujarnya.
Di sisi lain Colina turut mengomentari virus corona yang sedang menyerang sejumlah negara termasuk Indonesia, tak mengganggu persiapan timnya. Kondisi tersebut membuat laga Kaya FC kontra PSM digelar tanpa penonton untuk menghindari penyebaran virus itu.
"Virus dari dulu sampai sekarang selalu ada di atmosfer kita. Tapi fokus kami sekarang adalah bermain di sini. Dan mencoba bermain bagus untuk meraih poin."


