Arsitek Kamboja U-19 Koji Gyotoku mengaku jajaran pelatih harus bekerja keras untuk mengembalikan performa pemain agar tampil maksimal di putaran final Piala Asia U-19 di Uzbekistan pada 14-31 Oktober.
Federasi sepakbola Kamboja (FFC) memanggil 38 pemain untuk menjalani pemusatan latihan (TC). Ini merupakan kali pertama Kamboja tampil di turnamen Asia, sehingga FFC hanya mengharapkan mereka tidak tampil mengecewakan.
Sejumlah nama yang sukses menciptakan sejarah bagi persepakbolaan Kamboja masuk ke dalam daftar, diantaranya penjaga gawang Phitha Chan Rithy, bek Soeuth Navachung, gelandang Chea Sok Meng, dan ujung tombak Seang Chanthea.
Penggawa Kamboja U-19 telah melakoni TC tahap pertama yang dimulai kemarin. Hanya saja, Gyotoku belum mendapat gambaran jelas, mengingat pemain sudah lama tidak latihan akibat kompetisi tak berjalan
“Ada beberapa pemain yang bisa menjaga kebugaran dengan baik. Sedangkan beberapa pemain lainnya tidak dalam kondisi bagus. Sejumlah pemain mempunyai motivasi yang bagus,” ujar Gyotoku mengenai performa anak asuhnya di latihan perdana seperti dikutip laman Camsport.
Gyotoku berharap para pemain muda ini mendapat kesempatan tampil reguler di klub saat kompetisi kembali digulirkan setelah mengalami penundaan akibat pandemi virus Corona. Apalagi juru taktik asal Jepang ini tidak mempunyai kesempatan memantau perkembangan anak asuhnya, karena Piala AFF U-19 yang dijadwalkan bergulir Agustus terpaksa ditunda.
CFF“Saya belum mempunyai rencana pasti, karena agenda TC ini sebetulnya disiapkan untuk menghadapi Piala AFF. Tapi kami diberitahu event ini ditunda. Untuk saat ini kompetisi juga sedang tidak ada,” kata Gyotoku.
“Kami sedang menyusun rencana tentang program ke depannya, dan akan melihat perkembangan lebih dulu, karena September mungkin liga digulirkan. Jika tidak, kami akan menggelar TC. Kami harus menyiapkan beberapa rencana.”
“Permasalahan kami, pemain sudah tidak lama bertanding. Pemain juga tidak mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak di klub. Saya berharap mereka bisa mendapat jam terbang lebih banyak lagi.”
Gyotoku tidak menjamin 38 pemain yang ada saat ini akan mengikuti TC hingga menjelang bertolak ke Uzbekistan. Ia tidak menutup kemungkinan mengganti pemain di tengah TC.
“Mereka belum pasti mengikuti TC sampai Oktober, karena waktunya masih lama, tiga bulan. Di rentang waktu itu bisa saja ada pemain yang cedera, mengalami penurunan performa. Jadi, mungkin ada penambahan pemain baru, atau tetap mengandalkan pemain yang sekarang,” jelas Gyotoku.
SIMAK JUGA: BERITA TERKAIT VIRUS CORONA!
