OLEH MUHAMMAD RIDWAN
Pelatih Kamboja Leonardo Vitorino, memberikan pujian kepada Luis Milla. Menurutnya, sepakbola akan terasa lebih indah bila banyak orang seperti pria asal Spanyol tersebut.
Sanjungan tersebut terlontar setelah Milla meminta maaf jumpa pers atas kejadian yang terjadi ketika timnya melawan timnas Indonesia di SEA Games 2017. Saat itu, para pemain bertikai jelang berakhirnya pertandingan.
Aksi kontroversial yang dilakukan penyerang timnas Indonesia Marinus Wanewar, yang jadi pemicu pertikaian terjadi. Ia menunjukkan gestur tubuh yang tak sepatutnya kepada salah satu pilar Kamboja sehingga pemain kedua tim berkelahi.
"Saya rasa dunia sepakbola akan lebih indah kalau misalnya ada banyak orang seperti coach Milla. Dia orang yang mau mengajarkan anak-anak, orang yang mau memaafkan anak-anak," kata Vitorino.
Vitorino menjelaskan dirinya sudah mencoret dua pemain Kamboja karena melakukan tindakan indisipliner. Sebab, ia menilai setiap pemain harus bisa menjaga sikapnya meski mempunyai kemampuan yang hebat.
"Di sini tugas kita sebagai pelatih bukan cuma melatih sepakbola saja. Tetapi juga harus mengajarkan anak-anak kita bagaimana bertingkah laku di luar lapangan," tuturnya.
"Walaupun pemain itu punya kualitas bagus dia tidak boleh lupa bahwa di luar lapangan juga sangat penting," ia menambahkan.
