Pelatih Irak U-20 Emad Mohammed tidak ingin menganggap remeh timnas Indonesia U-20 yang menjadi lawan pertama mereka di pertandingan Grup A Piala Asia U-20 2023 di Stadion Lokomotiv, Tashkent, Rabu (1/3) sore WIB.
Skuad Irak telah tiba di Uzbekistan sejak akhir pekan kemarin dengan menggunakan pesawat carteran. Sedangkan penggawa klub Australia Western Australian United, Charbel Simon, bergabung di Uzbekistan, dan kemarin sudah mengikuti latihan bersama tim.
Mohammed mengutarakan, ia telah mempelajari pesaing Irak di turnammen ini, dan mempunyai penilaian tersendiri. Selain Indonesia, Irak akan menghadapi tuan rumah Uzbekistan dan Suriah.
“Kami sudah memiliki informasi lengkap tentang tim yang akan dihadapi di Tashkent. Kami akan bermain melawan Indonesia yang telah mempersiapkan diri dengan sempurna untuk Piala Asia,” ujar Mohammed dikutip laman Kooora.
“Suriah juga memiliki elemen yang sangat baik, dan kami akan bermain dengan tuan rumah Uzbekistan. Tetapi kami .siap menampilkan citra terbaik sepakbola Irak, meraih kesuksesan, dan bersaing dengan kuat melawan tim-tim hebat ini.”
Mohammed menegaskan, kedatangan Irak ke Uzbekistan tidak ingin sekadar menjadi pelengkap turnamen. Setidaknya ada tiga target yang diusung Mohammed pada penyelenggaraan kali ini.
“Kami bekerja untuk mencapai beberapa tujuan di turnamen kontinental paling menonjol untuk kategori ini. Kami berusaha untuk mendapatkan satu tiket ke Piala Dunia U-20, karena turnamen ini merupakan pintu gerbang ke Indonesia yang akan diadakan Mei mendatang,” tutur Mohammed.
“Kami juga menargetkan memenangkan gelar juara, dan menambah prestasi baru bagi sepakbola Irak. Tujuan ketiga adalah menyuntikkan elemen dan bakat baru ke dalam tim olimpiade dan nasional selama dua tahun ke depan.”
Mohammed merasa puas dengan persiapan Irak yang berjalan dengan mulus. Saat persiapan di Baghdad, Irak melakoni uji coba melawan klub lokal setelah sebelumnya menggelar pemusatan latihan (TC) di Turki.
“Persiapannya bagus, dan meliputi latihan pagi dan sore pada periode pertama. Kemudian kami fokus pada latihan yang komprehensif untuk persiapan fisik, dan implementasi aspek teknis dan taktik,” tutup Mohammed.
