Kompetisi musim 2021 belum pasti kapan bergulir. Namun, seluruh klub Liga 1 sudah mulai memikirkan bagaimana kesiapan tim mereka menghadapi kompetisi yang mungkin bakal digelar pada Juni mendatang.
Sebelum kompetisi resmi dilaksanakan, rencananya bakal ada turnamen pramusim supaya membantu pemain lebih siap menjalani kompetisi. Maklum, sudah hampir satu tahun pemain tidak merasakan atmosfer pertandingan.
Jajaran pelatih Borneo FC pun mulai merancang program untuk para pemain mereka, dan melakukan komunikasi antarpelatih, untuk menyusun program tersebut. Level fisik para pemain jadi perhatian, agar tidak terlalu menurun saat mulai berkumpul.
“Komunikasi antarpelatih sangatlah penting. Setiap hari, saya selalu berkomunikasi dengan Coach Mario [Gomez] dan Amir [Ahmad Amiruddin]," ujar Marcos Gonzales, pelatih fisik, dikutip dari laman resmi Borneo.
"Saya juga berkomunikasi dengan Wanda [fisioterapis). Untuk para pemain, saya mengirimkan program kepada semua pemain. Bagaimana pun, ini dilakukan agar tidak menurunkan level fisik mereka,” sambung sosok asal Argentina tersebut.
Vakumnya kompetisi selama kurang lebih 11 bulan tentu saja membuat klub-klub peserta Liga 1 kewalahan. Borneo diketahui sudah meliburkan tim dan melakukan latihan terakhir pada 24 Oktober 2020. Para pemain dan ofisial pun dipersilahkan untuk pulang ke kampung halaman masing-masing.
Borneo FCDiharapkan ada waktu yang cukup supaya persiapan tim berjalan baik dan pemain terhindar dari cedera. Kepastian kompetisi sangat penting, dan kini jajaran pelatih Borneo mulai merancang segala kemungkinan untuk persiapan mereka.
“Pramusim mempunyai empat fokus. Pengembangan taktik, pengembangan fisik, morfologi/tes kebugaran dan program pencegahan cedera. Hari ini belum empat minggu, dan kami melakukannya bersama dengan semua pelatih di bawah pengawasan dari Kepala Pelatih Mario Gomez," urai Marcos.
Selama di negara asalnya, Marcos juga tidak berhenti belajar dan tetap mengambil kursus yang bisa memperkaya ilmunya soal kepelatihan. Diketahui bahwa dirinya mengambil program kursus menganalisa pertandingan.
"Saya belajar untuk mengobservasi situasi di dalam tim dan lawan dalam pertandingan serta membuat pola-pola agar kepala pelatih bisa mempunyai banyak metode untuk mengatasi berbagai situasi yang berbeda,” urai dia.
“Kursus analisis video sepakbola tahunan yang saya ikuti ini berfokus pada dua hal. Yang pertama, menganalisa pertandingan secara langsung dan mengirimkan informasi kepada pemain pengganti. Yang kedua, menganalisa permainan tim lain dan mengirimkan informasi kepada kepala pelatih,” tutupnya.


