PAUL MUNSTER - BHAYANGKARA FCBhayangkara FC

Pelatih Bhayangkara FC: Piala Menpora Bukan Untuk Senang-Senang

Kendati lebih fokus menatap Liga 1 2021, pelatih Bhayangkara FC Paul Munster menegaskan turnamen pramusim Piala Menpora bukan sebagai ajang untuk bersenang-senang menyambut bergulirnya kembali sepakbola nasional.

Pandemi virus Corona membuat persepakbolaan nasional mati suri selama satu tahun. Terakhir kali tim bertanding secara kompetitif adalah pada pertengahan Maret tahun lalu.

Tak heran bila klub menyambut gembira saat mendengar PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), serta kementerian pemuda dan olahraga (Kemenpora) ingin menggelar turnamen pramusim untuk memberikan kesempatan kepada klub dan pemain merasakan atmosfer pertandingan.

Meski sejumlah klub menganggap turnamen ini sebagai kesempatan untuk mengembalikan atsmofer pertandingan. Lama tidak bertanding memberikan pengaruh terhadap mental maupun fisik, sehingga mereka tidak memasang target tinggi.

Tetapi tidak demikian dengan Munster. Juru taktik asal Irlandia ini mengakui sasaran utama tim adalah memperlihatkan performa terbaik di Liga 1. Munster menegaskan, Piala Menpora menjadi ajang bagi pemain untuk melihat kesiapan mereka mengarungi kompetisi.

Bhayangkara FCBhayangkara Solo

“Terpenting adalah Liga 1. Kami mempersiapkan diri untuk itu. Namun kami juga saat ini mempersiapkan diri untuk menjalani turnamen. [Tapi] Ini bukan pertandingan untuk bersenang-senang. Mentalitas tim diuji dalam tiap gim di turnamen nanti untuk dapat memenangi semua pertandingan,” tegas Munster dilansir laman resmi klub.

Munster mengakui kondisi anak asuhnya belum mencapai harapan. Apalagi mereka tidak melakukan pertandingan uji coba, karena tidak mudah mencari lawan di tengah situasi seperti sekarang. Namun sang pelatih menilai grafik pemain mengalami peningkatan setelah selama beberapa hari menjalani latihan.

“Perkembangan pemain dan tim sangat bagus. Kami sudah jalani gim internal dan juga sudah menganalisi perkembangan pemain yang terus membaik. Jika nanti ada seorang pemain yang bermain tidak seusai keinginan, maka ada satu penggantinya. Artinya, semua pemain punya kesempatan yang sama untuk tampil,” beber Munster.

“Untuk saat ini, level kebugaran pemain memang belum dapat maksimal untuk menjalani pertandingan 90 menit. Namun kami bisa memaksimalkan sejumlah pergantian pemain di turnamen nanti.”

Bhayangkara FC tergabung di Grup B bersama Persija Jakarta, PSM Makassar, dan Borneo FC. The Guardian menjalani laga perdana melawan Borneo FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Senin (22/3).

SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!

Iklan
0