Arema Vs BhayangkaraLIB

Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster Kecewa Wasit Sahkan Gol Arema FC

Hasil imbang yang didapat dari laga kontra Arema FC membuat pelatih Bhayangkara FC Paul Munster, kecewa. Namun, bukan karena permainan anak asuhnya, melainkan kepemimpinan wasit dalam laga yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu (12/9).

Dalam laga itu Bhayangkara FC mempimpin lebih dulu lewat gol yang dicetak Ezechiel N'Douassel pada menit ke-65. Akan tetapi, Arema FC bisa menyamakan kedudukan melalui Dendi Santoso, di menit ke-72.

Bhayangkara FC terpaksa bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-78. TM Ichsan, mandi lebih cepat karena menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran terhadap pemain Arema FC.

"Saya kecewa dengan keputusan perangkat pertandingan. Saya setuju ketika gol Ezechiel dianulir, juga tak masalah dengan kartu merah [TM Ichsan]. Namun wasit seharusnya memutuskan gol Arema itu offside," kata Munster.

"Sebenarnya pada pertandingan ini, para pemain menjalankan rencana yang saya berikan dengan baik. Mereka memberikan apa yang saya minta di lapangan. Hanya saja, keputusan wasit mengacaukannya," Munster menambahkan.

Arema Vs BhayangkaraLIB

Perkataan serupa disampaikan gelandang Bhayangkara FC Adam Alis. Pesepakbola berusia 27 tahun tersebut menyampaikan semestinya wasit tidak merugikan timnya.

"Kami seharusnya mendapatkan poin maksimal. Akan tetapi, inilah sepakbola. Saya berharap ofisial lebih baik lagi memimpin pertandingan. Kami pun mesti fokus ke depan," ucap Adam.

Sementara juru formasi Arema FC Eduardo Almeida, menyatakan timnya bisa meraih kemenangan di partai tersebut. Hanya saja, anak asuhnya kurang mantap memaksimalkan peluang yang didapat.

"Pertandingan ini sulit seperti yang sudah kami perkirakan. Akan tetapi, kami bisa tampil bagus dan terorganisasi. Kami semestinya bisa membuat gol andai lebih sabar," ujar Almeida.

Satu poin yang didapat tidak membuat kapten Arema FC Johan Ahmad Farizi, puas. Ia menyebut semestinya Singo Edan, bisa meraih kemenangan karena unggul jumlah pemain.

"Kami juga menyesal karena tak mendapatkan tiga poin dengan 11 pemain. Kami akan berbenah agar bisa mendapatkan hasil maksimal pada laga-laga selanjutnya," tutur Alfarizi.

Iklan
0