Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster Dibidik Cardiff City

Alvino Hanafi

Klub Championship atau kasta kedua Liga Inggris, Cardiff City, menaruh minat pada pelatih kepala Bhayangkara FC, Paul Munster. Sosok asal Irlandia Utara itu diberitakan surat kabar Wales masuk bursa pengganti Mick McCarthy.

Delapan kekalahan beruntun membuat pengurus Cardiff City geram dan posisi McCarthy pun tak aman. Akhirnya Cardiff mengabarkan bahwa McCarthy dan Terry Connor sudah sepakat untuk memutus kerja sama dengan klub.

"Cardiff City memastikan jika pelatih Mick McCarthy dan asistennya Terry Connor sudah meninggalkan klub berdasarkan kesepakatan bersama," tulis pernyataan resmi dari pihak Cardiff, yang turut diberitakan oleh media lokal, Wales Online.

Jajaran direksi tidak diam, dengan mencari suksesor untuk dua sosok tersebut. "Steve Morison dan Tom Ramasut akan menjadi pelatih sementara, sambil jajaran direktur tim mulai mencari pengganti yang permanen," sambung Cardiff.

Paul Munster - Bhayangkara FC

Will Unwin, jurnalis asal Britania Raya, yang kali pertama memunculkan nama Munster sebagai kandidat manajer dari Cardiff City. Unwin tak menepis bahwa ini adalah rumor yang aneh, tapi Vincent Tan sebagai pemilik Cardiff sudah mempertimbangkan.

"Jika Anda menyukai rumor manajerial sayap kiri: Paul Munster sedang dipertimbangkan untuk menjadi pelatih kepala baru Cardiff City karena mereka ingin mengambil pendekatan yang berbeda," tulis Unwin dalam Twitter pribadinya.

"Dia saat ini bertanggung jawab atas Bhayangkara yang berada di puncak liga Indonesia dan sebelumnya bekerja di Swedia & India," sambung Unwin, yang bekerja untuk Guardian dan beberapa media Inggris lainnya.

Bhayangkara FC belum tahu

COO Bhayangkara FC, Sumardji, masih belum mengetahui kabar soal keinginan Cardiff mencomot Munster dari Bhayangkara. Meski merasa bangga Munster menarik perhatian dari Cardiff, tapi Sumardji mau eks pelatih Kepulauan Vanuatu itu berkomitmen.

"Saya belum mendengar kabar tersebut, tapi tentu sangat bagus kalau memang dia [Paul Munster] bisa masuk bursa. Tapi Liga Indonesia belum berakhir. Selesaikan dulu sampai berakhirnya Liga1 2021/22," ucap Sumardji.

AKBP Sumardji, manajer tim Bhayangkara FC