Pelatih Belgia Domenico Tedesco mengaku dirinya belum bisa memastikan untuk menutup pintu tim nasional bagi Thibaut Courtois setelah meninggalkan skuad hanya karena kecewa tidak dipilih menjadi kapten tim.
Courtois kemarin tak menghadiri sesi latihan tim menjelang pertandingan Grup F kualifikasi Piala Eropa 2024 melawan tuan rumah Estonia, Rabu (21/6) dini hari WIB. Kiper Real Madrid ini mengambek, karena Tedesco lebih memilih Romelu Lukaku sebagai kapten tim.
Tedesco mengutarakan, penunjukkan kapten ini sudah dibicarakan sebelum duel melawan Austria akhir pekan kemarin. Saat itu, Tedesco menunjuk Lukaku sebagai kapten saat menghadapi Austria. Sedangkan Courtois menjalankan tugas itu kala melawan Estonia. Sikap Courtois ini membuat Tedesco terkejut.
“Mudah bagi saya untuk mengatakan dia cedera, tetapi itu akan menjadi sebuah kebohongan. Saya ingin melindungi semua pemain, namun itu tidak selalu memungkinkan,” tutur Tedesco dalam keterangannya kepada wartawan dikutip laman RTBF.
“Itu (penunjukan kapten tim) sebetulnya baik-baik saja. Setelah pertandingan, dia merasa tersinggung dengan [keputusan] ini. Saya terkejut. Saya tidak menyangka hal seperti ini terjadi. Dia merasa tersinggung, dan memutuskan untuk keluar dari tim.”
“Saya mencoba untuk berbicara dengan dia, karena itu adalah keputusan besar. Saya memintanya untuk tidak melakukan ini kepada saya, staf, tim, dan lainnya.”
Terkait kemungkinan sanksi yang akan diberikan kepada Courtois, Tedesco enggan membahas masalah tersebut. Ia akan membiarkan Courtois menenangkan diri terlebih dahulu.
“Saya tidak tahu apakah pintu buat dirinya tertutup atau tidak, karena sekarang bukan waktu yang tepat untuk membicarakannya. Thibaut adalah penjaga gawang terbaik di dunia. Itu adalah salah satu yang pertama saya lihat,” kata Tedesco.
“Kami memiliki hubungan yang baik, tidak ada yang berubah pada saat ini. Pertama-tama kami akan membiarkan emosi dia turun sedikit, dan kemudian kami akan lihat.”
“Saya tidak tertutup untuk berdiskusi. Semua orang melihat Thibaut telah pergi, jadi saya menjelaskan banyak hal kepada tim. Saya meminta pemain untuk menjaga konsentrasi mereka.”
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)