Djadjang Nurdjaman - Barito PuteraAlvino Hanafi

Pelatih Barito Putera Setuju Ditaruh Di Yogyakarta

Pelatih Barito Putera Djadjang Nurdjaman, sepakat bila PSSI menaruh timnya di Yogyakarta saat Liga 1 dilanjutkan. Menurutnya, kota tersebut memiliki fasilitas sepakbola yang bagus.

Sampai sekarang PSSI belum memberikan keputusan nasib kompetisi musim ini. Namun, berdasarkan rapat virtual dengan klub beberapa waktu lalu, Liga 1 akan dilanjutkan pada September mendatang, dan dipusatkan di Pulau Jawa.

"Buat Barito tidak ada masalah, karena memang Yogyakarta adalah kota yang sangat representatif, banyak stadion dan lapangan untuk tempat latihan," kata Djadjang dikutip laman resmi klub.

Nantinya, tidak hanya Barito Putera saja yang ditaruh di Yogyakarta. Klub dari luar Pulau Jawa seperti Persiraja Banda Aceh, Borneo FC, Barito Putera, PSM Makassar, dan Persipura Jayapura, juga bakal ditempati di sana.

Ketum PSSI Moch. IriawanAlvino Hanafi

Pemilihan Yogyakarta, karena ketua umum PSSI Mochamad Iriawan, mempunyai kolega yang baik hati. Ia, menyebut seluruh biaya penginapan dan makan ditanggung rekannya itu.

"Beliau punya lima hotel di sana dengan konsorsiumnya. Saya bilang gratis saja, beliau bilang tidak apa, nanti sekalian dengan makan-makan juga [ditanggung]," ucap Iriawan.

Kompetisi sudah dihentikan sejak pertengaahan Maret lalu, karena pandemi virus corona. Semenjak itu, skuad Laskar Antasari, menjalani latihan mandiri di kediamannya masing-masing.

Sebelum kompetisi dihentikan Barito Putera, mendapatkan hasil tidak memuaskan. Dari tiga laga yang dimainkan klub asal Banjarmasin tersebut menuai dua kekalahan dan satu imbang.

Iklan
0