Stefano Cugurra Teco - Bali UnitedAurelius Balakosa

Pelatih Bali United Stefano Cugurra Terhalang Regulasi Liga 1 2021/22

Bali United sedang dilanda rasa cemas terkait nasib Stefano Cugurra di Liga 1 2021/22. Pelatih asal Brasil tersebut tidak mengantongi lisensi kepelatihan yang sesuai regulasi.

Berdasarkan regulasi, setiap pelatih yang menukangi klub Liga 1 2021/22 wajib mengatongi lisensi AFC Pro atau setara. Bila tidak mempunyai lisensi ini, orang tersebut tak boleh menjabat posisi itu.

Setelah melakukan verifikasi kepada konfederasi sepakbola Asia (AFC) ternyata lisensi Cugurra, belum AFC Pro. Lisensi sosok yang karib disapa Teco tersebut baru A AFC atau satu tingkat di bawah regulasi Liga 1 2021/22.

Alhasil, Bali United terpaksa menuliskan Teco dalam daftar susunan pemain (DSP) bukan menjadi pelatih saat melawan Persik Kediri pada laga perdana Liga 1 2021/22. Ia dituliskan menjabat sebagai manajer Serdadu Tridatu.

"Kami dapat keterangan penyetaraan dari AFC hari Jumat (28/8), ketika pertandingan pembuka Liga 1. Lisensi dari coach Teco setara dengan lisensi A AFC," ucap manajer Bali United, Michael Gerald.

Stefano Cugurra - Bali UnitedLiga Indonesia / LIB

Sebetulnya, bukan cuma lisensi Teco saja yang bermasalah. Juru formasi Persiraja Banda Aceh Hendri Susilo, juga baru memegang lisensi A AFC.

Namun, PSSI sudah memberikan dispensasi untuk Persiraja, sehingga Hendri tetap boleh menjadi pelatih. Terbukti, posisinya dalam DSP saat menghadapi Bhayangkara FC tidak berubah.

 "Iya benar sama [Hendri]. Soal itu [dispensasi], nanti tunggu keterangan dari PSSI," ucapnya.

Permasalahan Teco, dalam lisensi kepelatihan bukan kali ini saja. Ia juga terhalang ketika Piala AFC 2020, sehingga Emral Abus, ditunjuk untuk mengomandoi Stefano Lilipaly dan kawan-kawan.

Selain Teco, asisten pelatih Bali United Antonio Claudio juga terganjal lisensi untuk Liga 1 2021/22. Ia baru memegang lisensi B AFC atau belum sesuai dengan regulasi yang mewajibkan orang menempati posisi tersebut A AFC.

Iklan
0