Lionel Scaloni Argentina eliminatorias sudamericanas

Pelatih Argentina: Terima Kasih Bangladesh

Pelatih Argentina Lionel Scaloni menyampaikan ucapan terima kasih kepada fans Albiceleste atas dukungan mereka di Piala Dunia 2022, terutama kepada masyarakat Bangladesh.

Dukungan publik sepakbola Bangladesh sangat besar, dan itu terjadi sejak Piala Dunia 1986 ketika Argentina mengalahkan Inggris. Pertandingan terakhir Grup B melawan Polandia yang dimenangi Argentina dengan skor 2-0 disaksikan sekitar 12 ribu orang.

Bukan itu saja. Menyambut Piala Dunia tahun ini, fans Argentina di ibukota Bangladesh, Dhaka, membuat bendera Argentina sepanjang 1 kilometer sebagai bentuk dukungan maksimal mereka.

Scaloni merasa terharu dengan dukungan yang diberikan dari belahan dunia lain. Ia sudah mendengar kabar mengenai dukungan publik Bangladesh terhadap tim besutannya.

“Fans Argentina selalu membuat diri mereka dikenal, itu terjadi secara historis. Selama bertahun-tahun jersey tim nasional telah menularkan kegilaan ke seluruh dunia, karena kami memiliki Diego (Maradona), sekarang kami memiliki Leo (Messi),” tutur Scaloni dalam keterangannya kepada wartawan dikutip laman TyC Sports.

“Itu membuat kami senang, ada orang di Bangladesh dan banyak tempat lain yang mendukung kami. Terima kasih kepada masyarakat Bangladesh. Kami akan mengeluarkan setiap tetes keringat terakhir di Piala Dunia ini. Kami tahu betapa sulit Piala Dunia. Pada akhirnya ini adalah sepakbola, dan ada tim yang sangat siap.”

Scaloni menambahkan, ia berharap cuaca pertandingan 16 Besar melawan Australia, Minggu (4/12) dini hari WIB, akan bersahabat dengan Argentina, seperti halnya ketika mereka menaklukkan Polandia.

“Kami selalu berterima kasih, karena cuacanya sangat bagus. Semoga besok kami memiliki cuaca yang sama seperti [lawan] Polandia, karena rasanya seperti bermain di Argentina,” ucap Scaloni.

Scaloni pun tidak ingin terlena dengan status Argentina yang lebih difavoritkan dibanding Australia. Menurut Scaloni, keberhasilan Australia lolos ke 16 Besar bukan sesuatu yang mengejutkan buat dirinya.

“Australia adalah tim yang bagus, mereka 11 melawan 11 seperti yang mereka katakan. Anda harus mengesampingkan teori favoritisme, dan memainkan permainan. Ide kami adalah bermain seperti di pertandingan terakhir,” kata Scaloni.

“Kehadiran mereka (Australia) tidak mengejutkan saya. Mereka adalah tim yang bagus, serta punya tradisi di Piala Dunia, dan itu menyulitkan.”

Iklan
0