Scaloni(C)Getty Images

Pelatih Argentina Minta Pemain Nikmati Momen Di Klub

Pelatih Argentina Lionel Scaloni mengaku waswas dengan kemungkinan badai cedera yang menempat tim besutannya, mengingat Piala Dunia 2022 tinggal menyisakan waktu tidak lebih dari tiga pekan.

Saat ini sejumlah pilar Argentina sedang dalam masalah kebugaran, seperti Paulo Dybala, Angel Di Maria, Joaquin Correa, Gio Lo Celso dan Cuti Romero. Beberapa di antara mereka diragukan bisa memperkuat Albiceleste.

Scaloni mengutarakan, agenda pertandingan yang padat, terutama di kompetisi Eropa, memberikan dampak yang buruk bagi tim besutannya. Menurut Scaloni, tuntutan untuk memenangkan pertandingan membuat pemain melupakan apa yang akan mungkin terjadi ke depannya.

“Kami dalam masa sulit. Para pemain terlalu banyak menjalani pertandingan, Oktober sungguh gila. Ketika sesuatu terjadi, saya merasa khawatir, tapi saya tidak bisa melakukan apa pun,” ucap Scaloni dalam wawancaranya dengan AFAestudio dikutip laman TyC Sports.

“Saya meliihat pemain masuk ke dalam lapangan untuk bermain demi kemenangan, tanpa memikirkan kemungkinan yang akan terjadi. Itu bisa menyakitkan. Biarkan pemain bermain secara natural.”

“Saya pernah berada di situasi seperti ini, baik sebagai pemain maupun pelatih di beberapa Piala Dunia sebelumnya. Anda harus tenang, dan membuat keputusan di waktu yang tepat. Kami masih mempunyai waktu untuk menentukan skuad. Saat ini situasinya masih sulit.”

Kendati demikian, Scaloni juga meminta pemain tidak memperlihatkan performa seadanya, karena ada kekhawatiran tak dipanggil ke tim nasional akibat cedera. Menurut Scaloni, pemain cukup menikmati momen permainan mereka di klub.

“Kami beri tahu ke pemain, sanga tidak penting memikirkan Piala Dunia sejak jauh hari. Itu sama sekali tidak masuk akal. Kami hanya ingin mereka menikmati prosesnya, dan berusaha mendapatkan momen yang bagus. Saya justru lebih menyukai itu,” tutur Scaloni.

“Pada akhirnya, tekanan tidak bisa mengukur semua yang kita jalani. Itu yang coba kami sampaikan kepada mereka. Permainan dianalisa, dipelajari, digarap, tapi tetap itu sebuah permainan.”

Iklan
0