Arema FC harus puas berbagi poin dengan Persija Jakarta pada lanjutan Liga 1 2021/22. Kedua klub bermain imbang 1-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (5/2).
Dalam pertandingan tersebut Arema FC tertinggal lebih dulu lewat gol yang dicetak Marko Simic pada menit ke-40. Singo Edan baru bisa menyamakan kedudukan melalui Carlos Fortes di menit ke-57.
Terkait hasil imbang tersebut pelatih Arema FC Eduardo Almeida melontarkan kritik terhadap permainan Persija. Menurutnya, banyak waktu yang terbuang karena para pemain Macan Kemayoran mudah sekali jatuh dan berlama-lama untuk bangun.
"Persija sering mencoba untuk menghentikan pertandingan. Tindakan seperti itu tak bagus untuk sepakbola," kata Almeida usai pertandingan.
Selain itu, Almeida menyebut wasit memberikan waktu tambahan pada babak kedua yang terlalu sedikit. Ia menilai menit yang diberikan pengadil lapangan tidak sepadan.
"Saya menilai pertandingan ini tidak berjalan semestinya, wasit seharusnya memberikan waktu tambahan lebih dari lima menit," ucap sosok berusia 43 tahun tersebut.
Sementara pemain Arema FC Dendi Santoso mengaku kurang puas dengan satu poin yang didapatkan. Ia menyatakan semestinya dalam laga tersebut timnya bisa memetik kemenangan.
"Mungkin semua kecewa dengan hasil ini, tetapi inilah sepakbola, semua bisa terjadi. Saya rasa ini hasil yang terbaik bagi kami, yang terpenting kami tidak kalah," ujar Dendi.
Tambahan satu poin tersebut membuat Arema FC tetap berada di puncak klasemen. Klub asal Malang itu mengumpulkan 48 poin atau unggul dua angka dari Bhayangkara FC yang menempel ketat di bawahnya.
"Saya rasa kami masih di jalur [juara], jadi kami tidak perlu terlalu kecewa karena pertandingan masih banyak. Pastinya kami harus evaluasi kekurangan agar mendapatkan hasil lebih baik pada laga-laga selanjutnya," tuturnya.




