안산 김길식 감독한국프로축구연맹

Pelatih Ansan Greeners Minta Asnawi Mangkualam Bahar Jaga Penilaian Positif

Pelatih Ansan Greeners Kim Gil-sik berharap bek Indonesia Asnawi Mangkualam Bahar tidak mengecewakan dirinya, sehingga sudut pandangnya terhadap pesepakbola asal Asia Tenggara tak berubah.

Publik sepakbola Korsel sebelumnya menilai pemain asal ASEAN tidak memiliki kualitas mumpuni untuk tampil di kompetisi Negeri Ginseng. Hal itu berkaca dari torehan yang diperoleh tim asal Asia Tenggara ketika berhadapan dengan wakil Korsel di kompetisi Asia.

Gil-sik mengaku dirinya sempat menjadi bagian dari publik sepakbola tersebut. Namun ketika ia mulai terlibat di dalam timnas Korsel kelompok umur, sudut pandangnya tentang pesepakbolaan Asia Tenggara mulai berubah.

Kala aktif sebagai pemain, Gil-sik pernah memperkuat Korsel U-23. Selepas gantung sepatu, pria berusia 42 tahun ini pun ditunjuk menjadi asisten pelatih Korsel U-16 pada 2014 hingga 2017, dan selanjutnya menukangi Korsel U-15 di 2018.

Tak heran bila Gil-sik memberikan target pribadi kepada Asnawi. Menurut Gil-sik, performa ciamik tidak hanya menguntungkan bagi Asnawi, tapi juga klub serta pemain asal Asia Tenggara lainnya. Ditambah media sosial klub mengalami lonjakan follower sejak kabar Asnawi bergabung ke Ansan.

Asnawi Mangkualam Bahar Indonesia U-23Hai Dang/GOAL Vietnam

“Kita akan saling menguntungkan. Secara pribadi, saya menginginkan Asnawi mematahkan penilaian negatif tentang sepakbola Asia Tenggara. Sudut pandang saya telah berubah sejak beberapa tahun terakhir setelah saya menghadapi tim asal ASEAN di timnas kelompok umur,” tutur Gil-sik dikutip laman Sportal Korea.

“Di masa lalu, selisih tiga sampai empat gol menjadi hal yang lumrah. Tapi sekarang K League bisa menjadi tempat impian bagi pemain Asia Tenggara. Jika Asnawi memperlihatkan performa bagus, sepakbola Asia Tenggara akan diakui pada masa mendatang.”

Selain itu, rekomendasi yang diberikan pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong makin menguatkan penilaian Gil-sik. Kesan positif terhadap Asnawi makin kuat setelah ia melihat rekaman video performa mantan penggawa PSM Makassar tersebut.

“Saya percaya kepada Shin 100 persen. Tidak ada orang yang tahu tentang K League dan Asnawi seperti Shin. Shin bilang, seorang bek membutuhkan kegigihan dalam bertanding. Cara bermain dia (Asnawi) menarik perhatian saya,” ungkap Gil-sik.

“Saya pikir dia akan cocok dengan sepakbola Korsel. Dia sesuai dengan karakter pertahanan di Korsel. Kami sudah saling berbagi informasi.”

Asnawi diperkirakan menjalani debutnya bersama Ansan pada bulan depan, mengingat ia belum mengikuti latihan tim, setidaknya hingga 17 Februari, karena masih menjalani karantina.

SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!

Iklan
0