Míchel Sánchez sangat terkesan dengan perkembangan Aaron Bouwman. Pelatih Ajax itu bahkan membandingkan bek tengah muda tersebut dengan Virgil van Dijk setelah kemenangan 0-4 atas Telstar.
Bouwman bermain penuh pada laga hari Minggu di jantung pertahanan Ajax dan bersama timnya mencatatkan clean sheet di Velsen-Zuid. Ajax terutama mengalami kesulitan sebelum jeda melawan Telstar, tetapi setelah turun minum mereka akhirnya menjauh menuju kemenangan besar.
“Menurut saya, Bouwman bermain sangat baik,” kata Míchel dalam konferensi pers setelah pertandingan. Pada saat yang sama, pelatih asal Spanyol itu juga masih melihat cukup banyak hal yang bisa diperbaiki dari sang bek.
“Dia masih harus meningkatkan diri dalam duel-duel, bola-bola kedua, dan dalam beberapa situasi pada posisi tubuhnya,” jelas Míchel. “Tetapi dia punya bakat yang luar biasa besar dan saya berharap dia terus berkembang, terus belajar, dan terus bekerja keras.”
Setelah itu, Míchel melontarkan perbandingan yang mencolok. “Menurut saya, dia bisa menjadi Van Dijk yang baru, jika melihat cara bermainnya,” ujar pelatih Ajax tersebut.
Dalam konferensi pers itu, Míchel juga diingatkan bahwa Bouwman belum pernah kalah dalam pertandingan mana pun saat dia tampil untuk Ajax. “Ya, saya tahu itu. Tetapi itu bukan hanya jasa Aaron, itu adalah jasa seluruh tim,” responsnya.
Míchel juga tidak ingin sepenuhnya mengaitkan clean sheet melawan Telstar hanya kepada bek tengahnya. “Hari ini kami tidak kebobolan, tetapi dalam pertandingan-pertandingan lain kami juga kemasukan gol. Itu tidak pernah karena satu pemain saja, ini selalu soal tim.”





