Pedro menyatakan siap mengorbankan segalanya demi kembali ke Barcelona, dengan dirinya kini memasuki enam bulan tersisa dari kontraknya di Chelsea.
Eks winger Spanyol tersebut memang telah kerap dikaitkan dengan pintu keluar Chelsea, yang kembali bisa melakukan aktivitas transfer pada Januari mendatang setelah putusan banding menganulir sanksi embargo transfer mereka.
Sang pemain berusia 32 tahun baru mencatatkan 10 penampilan sepanjang musim 2019/20 ini dan sama sekali tidak menyembunyikan hasratnya untuk pulang ke Camp Nou.
Pedro diberi debut senior oleh Pep Guardiola, yang melatihnya di tim Barcelona B, dan kemudian memenangkan lima titel La Liga dan tiga trofi Liga Champions bersama tim utama.
Dan, jika pihak Barcelona ingin melakukan pendekatan, sang penyerang sayap mengatakan akan melakukan apa pun agar bisa mewujudkan langkah tersebut.
"Jika Barca memanggil saya, maka saya akan meninggalkan semuanya," ungkap Pedro kepada L'Esportiu.
"Ada momen di pramusim ketika kami bermain melawan Barca, bahwa setelah berbicara dengan pelatih, saya melihat peluang [pulang], tapi pintu tertutup dengan cepat."
"Pada titik ini, saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada saya, hanya saja saya masih terikat kontrak bersama Chelsea hingga akhir musim."
Ia menambahkan: "Saya meninggalkan Barcelona karena saya berani. Neymar tiba dan saya sedikit bermain. Hal-hal itu terjadi dalam sepakbola."
"Luis Enrique selalu jujur pada saya."
Pedro meninggalkan Barcelona dan bergabung dengan Chelsea pada 2015 lalu setelah mendapat persaingan dair Neymar, dan kini ia menghadapi situasi serupa dengan kemunculan Christian Pulisic, Callum Hudson-Odoi dan Mason Mount di Stamford Bridge.




