Gelandang muda Pedri berharap Spanyol bisa lolos ke final Piala Dunia 2022 uuntuk menghadapi Lionel Messi yang membela Argentina. Namun sebelum mewujudkan ambisi itu, Pedri bertekad membantu Spanyol meraih kemenangan atas Maroko terlebih dulu, Selasa (6/12) malam WIB.
Pedri bersama Gavi merupakan jebolan akademi Barcelona. Pedri sempat beberapa kali bermain bersama Messi sebelum superstar Argentina tersebut hengkang ke Paris Saint-Germain.
Pemain berusia 20 tahun ini mengatakan, ia berharap Spanyol melangkah ke final, dan berhadapan dengan Argentina. Menurut Pedri, ingin bertukar jersey dengan mantan bintang Barcelona itu.
“Saya ingin bertukar jersey dengan Leo jika kami bertemu di final. Mereka memiliki sekelompok pemain yang sangat bagus. Mereka sudah menunjukkan atmosfer bagus yang mereka miliki. Mereka mempunyai skuad terbaik di dunia, dan saya pikir pemain terbaik yang pernah saya lihat dalam hidup saya adalah Leo,” tutur Pedri kepada Sport dikutip laman TyC Sports.
“Ini adalah nilai tambah yang menguntungkan buat dia. Dia sudah menunjukkan siapa dirinya dengan gol yang dia cetak saat melawan Australia, dan itu membuat perbedaan.”
Namun sebelum mewujudkan impiannya itu, Pedri mengakui Spanyol akan menjalani rangkaian laga tidak mudah. Adangan pertama yang harus dihadapi adalah Maroko di Stadion Education City.
Menurut Pedri, duel antara Spanyol dan Maroko akan berlangsung sengit di sektor tengah. Pedri menilai Maroko memiliki materi pemain mumpuni di sektor tersebut, sehingga perlu dimatikan terlebih dulu.
“Mereka mempunyai lini tengah yang secara fisik tidak akan memberi kami banyak ruang. Setiap tim mencoba untuk mengejar kami satu lawan satu di sektor tengah, dan berusaha mencuri bola dari kami,” papar Pedri dinukil laman AS.
“Kami tahu Maroko memiliki banyak pemain berkualitas. Mereka sudah menjalani tiga pertandingan hebat. Ini adalah tim fisik yang tidak hanya mampu berlari, tetapi juga memiliki banyak kualitas.”
“Achraf Hakimi adalah salah satu pilar tim, dia bermain di Paris Saint-Germain. Anda harus menghormati mereka, mereka telah lolos sebagai juara grup.”
