Pelatih AS Paulo Fonseca mendukung suksesornya, Jose Mourinho, untuk meraih kesuksesan bersama Giallorossi.
Pada Selasa (4/5), AS Roma mengumumkan bahwa Fonseca akan meninggalkan klub di akhir musim ini, dan beberapa jam kemudian dikonfirmasi kalau Mourinho akan menjadi suksesornya jelang musim 2021/22.
Mourinho, yang dipecat sebagai manajer Tottenham Hotspur pada bulan lalu, akan menangani AS Roma dengan kontrak berdurasi tiga tahun.
"Bagi saya, profesionalisme adalah sesuatu yang saya yakini sangat penting," ujar Fonseca dalam sebuah konferensi pers jelang pertandingan leg kedua semi-final Liga Europa lawan Manchester United, Jumat (7/5) dini hari WIB.
"Saya OK, saya fokus pada hal-hal di sini seperti hari pertama saya tiba di sini."
"Saya termotivasi. Saya ingin melakukan hal terbaik yang saya bisa lakukan untuk AS Roma selama saya masih di sini. Mourinho adalah pelatih hebat. Semua orang tahu itu, dan saya yakin dia akan melakukan pekerjaan dengan baik di sini."
Mourinho akan kembali ke Italia untuk pertama kalinya sejak ia menangani Inter Milan.
Saat ini, AS Roma berada di peringkat ketujuh di Serie A Italia dan tampaknya akan terlepmpar dari kompetisi Eropa untuk musim mendatang.
Dengan tertinggal 6-2 dari United di leg pertama semi-final, AS Roma memiliki tugas sulit untuk bisa lolos ke final. Hanya sebuah keajaiban yang bisa membalikkan situasi, asalkan dengan kemennagan minimal 4-0.
"Jelas, tidak mudah mengalahkan Manchester United dengan empat gol, tapi saya melihat ada banyak hal yang terjadi dalam sepakbola," ujar Fonseca lagi.
"Tidak ada yang tidak mungkin. Saya yakin apa pun bisa terjadi. Saya menduga pertandingan yang sulit. Melawan Manchester United selalu sangat sulit."
"Mereka memiliki keuntungan di leg pertama, tapi kami ingin menang. Kami ingin berjuang hingga sangat akhir."




