Legenda Manchester United Paul Scholes menyebut David De Gea menjadi "masalah yang nyata" buat klub, namun ia merasa "centre-back yang benar-benar dominan" tetap menjadi kebutuhan transfer yang mendesak bagi Ole Gunnar Solskjaer.
The Red Devils meraih kemenangan 3-1 atas Newcastle United di Old Trafford, Senin (22/2) dini hari WIB, dan mereka kini kembali berjarak sepuluh poin dengan sang pemuncak, Manchester City, yang di pertandingan sebelumnya menang 1-0 di markas Arsenal.
Namun, United kembali gagal mencatatkan clean sheet. Kini, muncul perdebatan tentang apakah Dea Gea masih layak berada di mistar gawang.
De Gea mengalami momen-momen yang lebih menegangkan dalam permainan yang membuat dirinya ditaklukkan dengan tendangan Allan Saint-Maximin yang memantul dan masuk ke bagian atas gawang.
"Ya, [rekor clean sheet] tidak cukup bagus," ujar Schole kepada BT Sport.
"Kami sebutkan sebelum pertandingan, saya pikir itu adalah kelemahan terbesar di dalam tim."
"David lagi, sangat ceroboh, itu menjadi masalah yang nyata. Memiliki kepercayaan pada kiper Anda, dan tendangan sudut yang pendek, United memiliki satu atau dua tendangan sudut, ini adalah di mana David lagi, dapatkan Anda menangkapnya? Ia memukul ke arah yang sangat buruk."
Pada musim 2020/21 ini, United hanya melakukan delapan clean sheet dari 25 pertandingan di ajang Liga Primer. Lima clean sheet lainnya tercipta di kompetisi piala domestik, dan dua dari tujuh laga kontinental di Liga Champions dan Liga Europa.
Dengan United masih rentan di lini belakang, Scholes mengingatkan agar mantan klubnya itu perlu berinvestasi di posisi itu pada bursa transfer musim panas mendatang.
"Saya katakan sebelum pertandingan, saya pikir mereka kehilangan centre-back yang sangat dominan. Anda melihat kembali sejarah tim yang memenangkan liga, mereka memiliki pemimpin yang nyaata di empat bek," ujar Scholes lagi.
"Saya pikir [Harry] Maguire mungkin bisa, tapi saya pikir mereka membutuhkan seseorang bersama dia yang benar-benar dominan di posisi itu, benar-benar memerintah, bisa menggertak penyerang tengah, bisa menutut dari seluruh skuad di sekitarnya di dalam dan luar lapangan dengan bagus. Saya hanya ebrpikir mereka melewatkan itu."


