Bek Villarreal, Pau Torres, mengungkapkan alasannya menolak tawaran menggiurkan dari Tottenham Hotspur.
Torres memang menjadi incaran sejumlah klub elite. Spurs hanya satu di antara Real Madrid dan Manchester United yang meminati pemain berusia 24 tahun itu.
Sang pemilik 16 caps di timnas Spanyol menjadi pilar Villarreal menjuarai Liga Europa musim lalu saat mengalahkan Man United di final. Ia juga tergabung di skuad La Roja pada Euro 2020 dan Olimpiade Tokyo.
"Musim panas lalu agen saya menghubungi dan memberi tahu saya bahwa ada tawaran penting dari Tottenham, lebih dari yang saya dapatkan sekarang,” ucap Torres, Rabu (12/1).
"Tapi, saya sedang bermain untuk tim kampung halaman saya, yang hanya dilakukan sedikit pemain. Saya memutuskan untuk bertahan di tempat yang saya senangi,” tutur pemain kelahiran Villarreal itu.
“Daya tarik bermain di Liga Champions dengan tim kota kelahiran saya lebih besar. Apa yang bisa saya alami dengan klub ini tidak bisa diulang. Saya nyaman di kota saya, dengan orang-orang dekat saya,” pungkasnya.
Torres merupakan jebolan akademi Villarreal. Ia dipromosikan ke tim utama Kapal Selam Kuning pada 2017 dan sempat dipinjamkan ke Malaga pada musim 2018/19.
Adapun kontrak sang pemain di Villarreal masih tersisa hingga Juni 2024. Nilai pasarnya? Sekitar €50 juta.




