Mantan bek Manchester United dan Juventus Patrice Evra, mengumumkan diri pensiun sebagai sepakbola.
Bintang asal Prancis berusia 38 tersebut juga pernah bermain untuk Monaco, Nice dan Marseille seiring karier gemilang sepanjang 20 tahun yang diakhiri kiprah sesaat bersama West Ham pada 2018.
Sepanjang kariernya Evra telah memenangkan 21 gelar bergengsi yang ditambah dengan catatan 81 caps untuk tim nasional Prancis.
Evra mengaku telah melakukan persiapan untuk menjadi pelatih di masa depan dan mendapat dukungan dari manajer legendaris si Setan Merah Sir Alex Ferguson.
"Karier bermain saya secara resmi telah berakhir," ucapnya pada Gazzetta dello Sport.
"Saya telah mengikuti latihan untuk mendapatkan lisensi UEFA B pada 2013, sekarang saya ingin menyelesaikannya untuk kemudian memburu lisensi UEFA A."
"Dalam satu setengah tahun terakhir segalanya berjalan lancar. Saya akan siap memimpin tim. Sir Alex Ferguson pernah memprediksi dua pemainnya akan menjadi pelatih di level top yaitu Ryan Giggs dan Patrice Evra."
Evra memulai karier bersama tim Italia Marsala dan Monza sebelum menghabiskan enam musim di Prancis bersama Nice dan Monaco yang kemudian memikat hati Ferguson untuk memboyongnya ke Old Trafford pada Januari 2006.
Evra lalu menjelma menjadi salah satu bek kiri terbaik di Eropa dan menikmati kesuksesan selama tujuh setengah tahun di Old Trafford dengan torehan lima titel Liga Primer, tiga Piala EFL dan satu trofi Liga Champions 2007/08.
Evra meninggalkan si Setan Merah untuk berkostum Juventus pada 2014 dan memenangkan dua trofi Serie A sebelum kebali ke Prancis memperkuat Marseille.
Sayangnya, Evra mengakhiri petualangan di sana setelah secara kontroversial menendang salah satu suporter saat melakukan pemanasan laga Liga Europa lawan Vitoria de Guimaraes pada November 2017 yang berbuah sanksi tujuh bulan dari UEFA.
Evra kemudian kembali ke Liga Primer untuk mencatatkan lima penampilan bagi West Ham sebelum musim 2017/18 berakhir.
Di level internasional, Evra melakukan debut untuk Prancis pada 2004 dan bermain di lima turnamen besar untuk Les Bleus termasuk Euro 2016.




