Pelatih Vietnam Park Hang-seo tidak ingin nasib tim besutannya mengalami nasib seperti Argentina di pertandingan pertama, dan menegaskan anak asuhnya sudah siap membuka laga Grup B Piala AFF 2022.
Hang-seo mengungkapkan, pertandingan pertama selalu tidak mudah bagi setiap tim. Ia mencontohkan kekalahan 2-1 yang diderita Argentina dari Arab Saudi pada partai pertama Grup C.
Menurut Hang-seo, ia masih melihat adanya sejumlah kekurangan di dalam tim yang perlu mendapat perhatian. Kendati demikian, Hang-seo meyakini tim besutannya tetap bisa memperlihatkan performa sesuai harapan di Vientiane, Rabu (21/12).
“Kita semua tahu Argentina menelan kekalahan di pertandingan pertama di Piala Dunia,” ujar Hang-seo dikutip laman federasi sepakbola Vietnam (VFF).
“Kami masih berusaha memperbaiki kekurangan yang terlihat di masa persiapan. Itu memang sering terjadi, dan tidak ada yang spesial. Selama lima tahun, cara bermain dan komposisi pemain tetap stabil. Sebagian besar pemain sudah bersama saya selama rentang waktu itu. Mereka sudah siap.”
Hang-seo sudah mempelajari permainan Laos yang ditangani Michael Weiss. Meski calon lawan bermaterikan sebagaian besar pemain muda yang disiapkan untuk SEA Games 2023 di Kamboja, Hang-seo tak ingin memandang remeh.
“Laos belum lama ini menunjuk pelatih asal Jerman, menjalankan empat pertandingan, dua di September dan sisanya di Desember. Saya janyya melihat dua pertandingan mereka,” kata Hang-seo.
“Sebagian besar pemain Laos berusia di bawah 23 tahun, karena mereka mempersiapkan tim untuk SEA Games. Menurut saya, mereka merupakan tim yang kuat secara mental, dan pelatih mereka menyukai penguasaan bola lebih banyak.”
Sebaliknya, Weiss memberikan pujian kepada Vietnam yang dianggapnya sebagai tim favorit, walau Laos bermain di kandang. Weiss menyadari tim asuhannya akan menghadapi lawan tangguh, namun menjanjikan tidak akan membiarkan Vietnam leluasa di laga nanti.
“Kami tidak akan duduk diam dan tertidur saat bermain di kandang. Kami sudah melihat dan menganalisa permainan Vietnam. Laos akan bermain bertahan, dan melakukan serangan balik cepat,” beber Weiss.
“Kami sudah melakukan persiapan dalam dua bulan terakhir. Kami juga memadukan pemain muda dan berpenglaman. Kami harus menemukan cara yang tepat untuk menghadapi laga ini.”
