Kegagalan mempertahankan gelar juara Piala AFF setelah disingkirkan Thailand di semi-final membuat federasi sepakbola Vietnam (VFF) mengubah peran pelatih Park Hang-seo yang kini hanya difokuskan menangani tim nasional senior.
Sebelumnya, Hang-seo tidak hanya menjalankan tugas sebagai arsitek tim senior, tapi juga kelompok umur seperti halnya pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong. Namun rangkain hasil buruk di 2021 membuat VFF mengubah peran Hang-seo.
Selain kegagalan di Piala AFF, Vietnam juga melalui enam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 tanpa kemenangan. Karena itu, Hang-seo kini hanya fokus menangani tim senior.
Penggawa Vietnam mengawali latihan perdana kemarin sebagai persiapan menghadapi putaran final kualifikasi Piala Dunia 2022 yang dimulai pada 27 Januari. Vietnam akan bertandang ke Australia di matchday ketujuh.
VFF menyebutkan, pemusatan latihan (TC) dini dilakukan untuk menjaga ritme pemain yang baru saja tampil di Piala AFF. TC juga bertujuan untuk memantapkan taktik yang bakal diterapkan Hang-seo.
“Walau lanjutan babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2022 sudah tidak memberikan pengaruh, setiap pertandingan yang dimainkan Vietnam sangat berharga, karena menjaga pemain untuk mendekati level sepakbola yang diinginkan. Selain itu, Vietnam juga ingin menunjukkan semangat pantang menyerah,” demikian pernyataan VFF melalui laman resmi merekka.
“Sebagai tambahan, Vietnam tidak hanya menuntaskan babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2022 di tahun 2022, tapi juga menargetkan membawa pulang Piala AFF 2022.”
“Karena itu, pelatih Park Hang-seo akan membangin tim, meningkatkan persaingan di dalam tim. Tim nasional direncanakan akan kedatangan beberapa pemain baru dalam TC berikutnya.”
Situasi itu membuat Vietnam U-23 yang akan tampil di Piala AFF U-23 pada pertengahan Februari di Kambija akan ditangani pelatih Dinh The Nam. Vietnam pun hanya membawa pemain berusia di bawah 21 tahun, karena Piala AFF U-23 menjadi batu loncatan menuju SEA Games 2021 pada Mei tahun ini. Di ajang itu, Vietnam bertindak sebagai tuan rumah.
“Piala AFF U-23 menjadi kesempatan membangun tim untuk meraih medali emas di SEA Games 2021 dan 2023 [di Kamboja]. Karena itu, tim akan berisikan pemain berusia U-21 yang diambil dari kompetisi nasional,” jelas VFF.
