Eiffel Tower, Paris at nightGetty

Paris, Pesta Yang Bergerak

Jika Anda cukup beruntung untuk tinggal di Paris semasa muda, maka ke mana pun Anda pergi di sisa hidup Anda, Paris akan selalu melekat. Paris adalah pesta yang bergerak."

Demikian pujangga besar Amerika Serikat, Ernest Hemingway, mendeskripsikan keindahan Paris dalam memoarnya yang berjudul A Moveable Feast. Belakangan, buku yang dirilis pada 1964 -- tiga tahun setelah Hemingway meninggal -- itu kembali meledak di pasaran menyusul serangan teroris di Paris pada November 2015.

Berjudul Paris est une fête dalam bahasa Prancis atau “Paris adalah pesta”, A Moveable Feast adalah simbol perlawanan sejati terhadap serangan biadab yang dilakukan oleh ISIS itu. Lewat buku ini, orang-orang Paris atau Parisians ingin menegaskan bahwa teror tidak akan pernah membuat mereka gentar. Bahwa Paris akan selalu menjadi kota romantis, La Ville Lumière (Kota Cahaya), dan kota impian.

Sebagai ibu kota sekaligus pusat bisnis dan budaya dunia, tak heran jika Paris menjadi kota terpadat di Prancis dan menjadi destinasi wisata terfavorit dari para pelancong dunia. Sejarah panjang, arsitektur kota yang klasik, kesenian yang mendarah daging, dan tempat-tempat wisata yang ikonik telah menjadikan Paris sebagai salah satu kota paling eksotis di dunia.

Pada musim panas ini, Paris akan kembali berpesta. Ya, pesta sepakbola Eropa bertajuk Euro 2016 bakal digelar di Prancis. Paris sudah pasti menjadi titik pusat, mengingat kota ini memiliki dua stadion penting, yakni Parc des Princes di barat daya dan Stade de France di Saint-Denis yang berjarak kurang dari 10 km dari utara pusat kota Paris.

Kali ini, boleh kita sejenak melupakan sepakbola. Goal Indonesia mengejak Anda untuk berkeliling kota Paris dengan mengunjungi tempat-tempat terkenal. Tinggal klik gambar di bawah ini dan mari berpesta di Paris!

Iklan