Pemain asal Argentina, Leandro Paredes, menolak untuk meminta maaf atas pukulan-pukulan yang ia lontarkan kepada para pemain timnas Spanyol seusai final Piala Dunia, sementara Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menghapus kartu merah dari catatannya.
Bintang lini tengah Argentina itu dengan penuh keberanian memilih untuk tidak meminta maaf atas tindakannya, seraya mengungkapkan kebanggaannya atas kerja keras timnya sepanjang turnamen dalam pernyataan pertamanya usai insiden tersebut.
Kamera menyorot Paredes saat melayangkan tendangan dan pukulan sembari mendorong Eric Garcia hingga terjatuh ke tanah dan terlibat bentrok dengan Gavi, yang membuat perayaan timnas Spanyol menjadi kacau.
Nahuel Molina juga terlihat menjadi pemicu perkelahian sengit tersebut dengan melayangkan pukulan ke arah bintang Manchester City, Rodri.
Sejumlah laporan media menyebutkan bahwa Paredes mendapat kartu merah akibat tindakannya selama kekacauan yang terjadi setelah pertandingan, tetapi kartu tersebut dihapus dari catatan resmi dan FIFA tidak mengambil tindakan hukuman apa pun terhadapnya, menurut jaringan "BBC Sport".
Pernyataan publik pertama Paredes setelah peristiwa ini tidak memuat permintaan maaf apa pun atas apa yang telah ia lakukan.
Paredes berkata dalam pesannya di jaringan "Instagram": "Terima kasih, Argentina! Aku mencintaimu hari ini dan selamanya. Hari ini aku menulis dengan hati yang berat oleh kesedihan karena kami tidak mampu mempersembahkan kebahagiaan yang begitu layak diterima negara kami."
Ia menambahkan: "Namun aku menulis dengan kepala tegak dan kebanggaan besar karena kami telah memberikan segalanya dan mengibarkan bendera kami di puncak sekali lagi! Terima kasih kepada semua yang telah menjadi bagian dari timnas ini."
Ia melanjutkan: "Kepada kumpulan pemain yang telah berjuang sekuat tenaga untuk membela jersey ini, dan bertarung demi jersey ini hingga detik-detik terakhir setiap pertandingan! Sungguh sebuah kehormatan bagiku menjadi bagian dari timnas Argentina terbaik sepanjang sejarah."
Sementara laporan-laporan tidak mencatat adanya kartu merah, Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menegaskan bahwa mereka akan menyelidiki apa yang terjadi seusai pertandingan.
