Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Atletico de Madrid v Real Madrid - LaLiga EA Sports 2026/27Getty Images Sport
Diterjemahkan oleh

Pakar wasit: Skandal perwasitan karena Romero tidak diusir

Laga derby Madrid antara Real Madrid dan Atletico, dalam pekan ketujuh Liga Spanyol, memanas di babak pertama, setelah pertandingan diwarnai serangkaian tekel keras dan protes, di samping kontroversi wasit yang meluas dan berlangsung sejak menit-menit awal hingga peluit akhir.

Menurut mantan wasit Spanyol Iturralde Gonzalez, tekel Alex Baena terhadap Arda Guler setelah 5 menit babak dimulai layak mendapat kartu kuning, setelah menjatuhkan pemain Real Madrid tersebut dari belakang.

Ia mengatakan: "Itu kartu kuning; karena ia memukulnya dengan lututnya dari belakang. Pelanggaran yang jelas".

Diego Simeone memprotes reaksi Guler, yang justru menuntut agar diberikan kartu, sehingga pelatih Atletico itu menerima peringatan.

Kontroversi antara Guler dan Baena kembali muncul pada menit ke-18, tanpa wasit mengeluarkan kartu bagi salah satu pemain, sementara Iturralde menunjukkan bahwa penggunaan lutut oleh Baena lebih berbahaya. Ia juga mengkritik peringatan untuk Simeone, dengan menilai bahwa sejumlah pemain dari bangku cadangan Real Madrid juga bangkit untuk memprotes.

Pada menit ke-35, Pubill mendapat kartu kuning setelah menghentikan serangan balik yang dipimpin Kylian Mbappe, sebelum situasi memanas satu menit kemudian, ketika Jude Bellingham melakukan tekel terhadap Cuti Romero, dan benturan pemain Argentina itu dengan lutut pemain Real Madrid memicu tekel yang mengundang kontroversi.

Ortiz Arias mengeluarkan kartu kuning untuk Bellingham, sebelum wasit VAR Trujillo Suarez memanggilnya untuk meninjau insiden tersebut, sehingga wasit kembali membatalkan peringatan pemain Real Madrid itu, dan mengeluarkan kartu kuning ke arah Romero.

Iturralde menilai keputusan itu tidak memadai, dengan menegaskan bahwa tekel Romero layak mendapat kartu merah, dan berkata: "Ia berusaha menjangkau bola, dan itu memerlukan kartu merah. Ia menancapkan kakinya dengan keras dan tidak menariknya".

Tekel-tekel keras tidak berhenti sampai di situ, setelah menit-menit berikutnya diwarnai benturan dari Kang-in Lee terhadap Federico Valverde dari belakang tanpa hukuman, hal yang kembali memicu keberatan Iturralde, yang menilai tekel itu keras dan bisa saja menyebabkan cedera serius.

Demikianlah babak pertama derby Madrid berakhir di tengah serangkaian keputusan wasit yang mengundang kontroversi, setelah tekel-tekel keras dan protes mewarnai jalannya pertandingan sejak menit-menit awalnya.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google