Pertandingan tim nasional Arab Saudi melawan Cape Verde, pada putaran ketiga dan terakhir babak penyisihan grup Piala Dunia 2026, menyuguhkan momen menarik yang memicu reaksi luas di media sosial, setelah Firas Al-Buraikan dan Mohammed Kano terlibat dalam pertengkaran verbal di tengah jalannya pertandingan.
Timnas Arab Saudi pun tersingkir dari Piala Dunia setelah bermain imbang tanpa gol melawan Cape Verde, sehingga hanya mengumpulkan dua poin dari tiga pertandingan, di tengah kekecewaan karena kehilangan kesempatan untuk lolos ke babak 32 besar.
Sebuah video yang beredar di platform “X” memperlihatkan pertengkaran verbal antara Al-Breikan dan Kano, bertepatan dengan persiapan tim Cape Verde untuk mengeksekusi tendangan bebas, sebelum bola benar-benar dieksekusi.
Dari cuplikan tersebut terlihat bahwa perselisihan tersebut berkisar pada tugas pertahanan dan pengawasan di dalam kotak penalti, di mana kedua pemain saling menyalahkan terkait posisi dan pengawasan terhadap pemain lawan, di tengah tekanan yang diberikan oleh tim Cape Verde selama pertandingan.
Baca juga.. Setelah kejutan di Piala Dunia.. Ada kecenderungan untuk memecat Donis dan menunjuk Ronaldo sebagai penyelamat
Perselisihan tersebut tidak berlangsung lama, karena kiper Mohammed Al-Owais turun tangan untuk meredakan situasi dan menenangkan kedua rekan setimnya, meminta mereka untuk fokus pada jalannya pertandingan, sebelum pertandingan dilanjutkan seperti biasa.
Adegan tersebut memicu reaksi besar di kalangan penonton; sebagian berpendapat bahwa hal itu mencerminkan tingkat ketegangan dan tekanan yang dialami para pemain timnas Saudi dalam pertandingan yang menentukan, sementara yang lain menganggap perdebatan semacam itu sebagai hal yang wajar di lapangan, terutama dalam pertandingan krusial yang menuntut konsentrasi tinggi dalam tugas-tugas pertahanan.





